Page 287 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 287

MENAKER GANDENG ERICK THOHIR, DORONG DISABILITAS BISA KERJA DI BUMN

              Jakarta -  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Kementerian
              Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerja sama ini untuk pelatihan dan penempatan kerja bagi
              penyandang  disabilitas  .

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, sesuai data Februari 2019, Badan Pusat
              Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk usia kerja penyandang disabilitas mencapai 20,98
              juta orang dan angkatan kerja penyandang disabilitas sebanyak 10,19 juta orang.

              "Sedangkan  jumlah  penyandang  disabilitas  yang  bekerja  sebanyak  9,91  juta  orang  dan
              pengangguran  terbuka  penyandang  disabilitas  sebesar  289.407  orang,  "  kata  Ida  dalam
              penandatanganan MoU di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (22/7/2020).

              Sedangkan  dalam  sebuah  penelitian,  tingkat  partisipasi  angkatan  kerja  para  penyandang
              disabilitas jauh lebih rendah dibandingkan dengan pekerja non-disabilitas. Selain itu, upah yang
              diterima penyandang  disabilitas  relatif lebih rendah dibanding pekerja non-disabilitas.

              Ditemukan  juga  adanya  tingkat  pengangguran  terbuka  yang  lebih  tinggi  pada  penyandang
              disabilitas berat. Hal ini menunjukkan pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar,
              untuk  menciptakan  lingkungan  ketenagakerjaan  yang  dapat  memberdayakan  pekerja
              penyandang disabilitas.

              "Saya kira berharap sekali BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional tentu
              eksistensinya diperlukan, dalam tujuan mensejahterakan rakyat. Kenapa kami mendorong MoU
              ini  dilaksanakan  pada  hari  ini,  karena  dalam  kondisi  normal  saja  teman-teman    disabilitas
              mengalami kesulitan apalagi di kondisi yang sulit seperti ini," ungkapnya.

              Lanjut Ida, hal ini sesuai amanat dalam UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal 53
              ayat (1) yang di mana, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan
              Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang Disabilitas dari
              jumlah pegawai atau pekerja.

              "Saya  tidak  henti-hentinya  mengingatkan  kepada  Kementerian  dan  Lembaga,  BUMN,
              Pemerintah  Daerah  untuk  merealisasi  undang-undang  nomor  8  tahun  2016.  Tentu  kami
              mengapresiasi sudah banyak kesempatan yang diberikan tapi kiranya bisa mencapai 2 persen,"
              ujarnya.

              Demikian kesepakatan MoU ini untuk mewujudkan hak memperoleh pekerjaan bagi penyandang
              disabilitas,  yang  sesuai  dengan  Pancasila  ke-5  yakni  keadilan  sosial  bagi  seluruh  rakyat
              Indonesia, dan amanat undang-undang nomor 8 tahun 2016..






















                                                           286
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292