Page 45 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 45

Nama lembaga Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dicatut oleh oknum yang
              tidak bertanggungjawab berkaitan dengan penggerebekan 19 calon pekerja migran Indonesia (
              PMI  ) yang hendak diberangkatkan oleh dua perusahaan secara ilegal ke Thailand.



              NAMANYA DICATUT, KEPALA BP2MI LAPORKAN PENIPU KE POLDA METRO JAYA
              Penipuan  atas  nama  Kepala  Badan  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)  Benny
              Rhamdani  dan  staf  BP2MI  telah  menyasar  kepada  perusahaan  swasta  yang  telah  di-grebek
              BP2MI Jumat malam (17/7).

              Penipu  berhasil  meraup uang  korban sebesar  Rp  30  juta.  "Saya  ingin menyampaikan  suatu
              peristiwa tindak pidana penipuan yang mengatasnamakan saya pribadi sebagai Kepala BP2MI
              dan mengatasnamakan salah satu staf BP2MI. Saya meminta masyarakat agar berhati-hati jika
              ada orang atau oknum yang meminta-minta uang dengan nama pribadi saya atau BP2MI. Saya
              tegaskan bahwa itu tidak benar dan hanya modus penipuan." ujar Benny dalam Konferensi Pers
              di Kantor BP2MI, Rabu (22/7).

              Benny mengatakan, pada Rabu (22/7), BP2MI telah melaporkan tindak penipuan tersebut ke
              Sentra Layanan Pengaduan Masyarakat Polda Metro Jaya. BP2MI mengharapkan agar aparat
              hukum  kepolisian  untuk  segera  melakukan  penyelidikan  sampai  tuntas,  karena  tindakan
              penipuan tersebut telah mencemarkan nama

              baik Kepala BP2MI dan BP2MI secara kelembagaan.

              "Seorang  yang  telah  melakukan  penipuan  tersebut  adalah  terkait  dengan  peristiwa
              penggerebekan yang telah dilakukan BP2MI terhadap dua

              perusahaan swasta yang akan mengirimkan 19 calon PMI ke Thailand. Perusahaan itu akan
              memberangkatkan calon PMI secara non prosedural dan kasusnya telah saya laporkan secara
              resmi Kepada Bareskrim


              pada Selasa kemarin tanggal 21 Juli 2020 " ujarnya.
              Menurut  Benny,  penipu  itu  telah  berhasil  meminta  uang  sebesar  Rp  30  juta  kepada  pihak
              perusahaan yang ia grebek tersebut, pihak perusahaan juga telah memiliki bukti transfer dan
              nomor telepon yang digunakan si penipu dengan mengatasnamakan Kepala BP2MI.

              BP2MI tidak pernah gentar menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang tidak sejalan dengan
              kebijakan BP2MI. Saat ini genderang perang sindikasi pengiriman PMI secara non prosedural
              telah ditabuh. BP2MI akan laksanakan tanpa pandang bulu dengan siapa yang di belakang para
              sindikasi tersebut.
              "Saya juga memohon dukungan masyarakat untuk memerangi sindikasi pengiriman PMI secara
              non prosedural. Ini dilakukan demi melindungi PMI sebagai warga negara VVIP dan juga demi
              kesejahteraan PMI." jelas Benny. [E-8]

              caption-

              Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, saat konferensi
              pers di Jakarta, Rabu (22/7).








                                                           44
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50