Page 125 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 125
Oleh karena itu, pihaknya mengunjungi masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten
Lebak untuk mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan.
Sebab, masyarakat Badui Luar maupun masyarakat Badui Dalam khusus
ketenagakerjaan wajib menerima program BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami berharap sosialisasi itu para pekerja masyarakat Badui menjadi peserta BPJS
Ketenagakerjaan," katanya menjelaskan.
Menurut dia, kegiatan sosialisasi itu merupakan edukasi atau pendidikan secara
bertahap agar masyarakat pedalaman masuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Manfaat BPJS Ketenagakerjaan itu untuk melindungi masyarakat pekerja jika
mengalami kecelakaan, kematian dan masa hari tua.
Melalui pendidikan itu dipastikan masyarakat pedalaman dapat menerimanya
program kesejahteraan tersebut.
Apabila, mereka mengalami kecelakaan tentu mendapat pengobatan dan perawatan
gratis dari Rumah Sakit juga menerima santunan selama mereka belum sembuh.
Begitu juga jika meninggal dunia tentu menerima santunan sebesar Rp48 juta dan
biaya pemakaman Rp3 juta.
"Kita berharap semua warga Indonesia khususnya ketenakerjaan,termasuk suku
pedalaman wajib terlindungi BPJS Ketenagakerjaan," katanya menjelaskan.
Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Nugriyanto mengatakan
pihaknya akan bekerja keras agar seluruh pekerja masuk peserta BPJS
Ketenegakerjaan,termasuk suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak.
Saat ini, kata dia, jumlah angkatan kerja di Banten sekitar 5,6 juta dan hanya baru
50 persen masuk BPJS Ketenagakerjaan.
Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan berencana masuk ke daerah-daerah yang banyak
rentan para pekerja mengalami kecelakaan.
Pihaknya juga mendatangi komunitas-komunitas maupun elemen masyarakat agar
para pekerja terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Page 124 of 180.

