Page 146 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 146
Title DIY MENGIRIM 3.543 TENAGA KERJA KE LUAR NEGERI DALAM TIGA TAHUN
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 12 Juli 2019
https://jogja.antaranews.com/berita/384738/diy-mengirim-3543-tenaga-ke rja-ke-luar-
Page/URL
negeri-dalam-tiga-tahun
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Yogyakarta - Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia
Yogyakarta, selama tiga tahun terakhir mengirimkan sebanyak 3.543 tenaga kerja
dari semua kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk bekerja di
perusahaan luar negeri.
"Kalau pengiriman PMI (pekerja migran Indonesia) asal DIY yang terdata di kami
dalam tiga tahun terakhir sejak 2017 sampai (Juni) 2019 sebanyak 3.543 pekerja,"
kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia
(BP3TKI) Yogyakarta Suparjo di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, PMI asal DIY tersebut rinciannya adalah sebanyak 1.059 pekerja dari
Kabupaten Bantul, sebanyak 342 pekerja dari Gunung Kidul, sebanyak 1.070 pekerja
dari Kulon Progo, kemudian sebanyak 808 pekerja dari Kabupaten Sleman dan
sebanyak 264 pekerja dari Kota Yogyakarta.
"Di data kita, Bantul ini adalah kabupaten kedua terbanyak pengiriman tenaga ke
luar negeri dengan sebanyak 1.059 orang selama tiga tahun terakhir, yang
terbanyak pertama masih Kabupaten Kulon Progo," katanya.
Dia mengatakan, sedangkan secara nasional, DIY menempati ranking ke-8
terbanyak dalam pengiriman PMI ke luar negeri untuk bekerja secara formal ke
perusahaan-perusahaan manufaktur di luar negeri.
"Dan memang penempatan kita dari Bantul dan seterusnya yang menggembirakan
itu sektor formal, dalam penempatan sektor formal InsyaAllah tidak banyak
permasalahan yang muncul," katanya.
Karena itu, pihaknya selalu menyampaikan bahwa persoalan PMI yang muncul itu
karena yang bersangkutan berangkat secara ilegal atau tidak resmi, karena itu dia
berharap pekerja yang ingin bekerja di luar negeri tidak jangan berangkat ilegal
namun secara resmi.
"Semua PMI yang terdata di kita itu mereka yang berangkat ke luar negeri secara
resmi melalui kita, akan tetapi kalau mereka yang berangkat mandiri tidak terdata di
kami," katanya.
Page 145 of 180.

