Page 141 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 141

Salah satu tugasnya yakni mengeluarkan Surat Perekrutan, mengunjungi pabrik
               yang membutuhkan, menyediakan informasi perekrutan dan legalisir dokumen,
               beserta hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum memasuki Taiwan.

               Di sisi Indonesia terdapat Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga
               Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang membantu pemilihan pekerja, pembuatan database
               pekerja, pembuatan dokumen yang diperluka, dan Taipei Economic and Trade Office
               (TETO) yang membantu penerbitan visa, serta hal-hal lain yang diperlukan untuk
               berangkat ke Taiwan.

               Berdasarkan konsensus kedua belah pihak antara Taiwan dan Indonesia, setiap
               perekrutan akan selesai dalam waktu dua bulan. Hal itu untuk memastikan rencana
               ini bisa berjalan dengan lancar.

               Tonggak Bersejarah

               Keberhasilan program Direct Hiring merupakan tonggak bersejarah bagi kerjasama
               di bidang ketenagakerjaan antara Taiwan dan Indonesia. Cara ini tidak hanya
               memberikan beragam cara untuk majikan di Taiwan dalam merekrut pekerja migran
               Indonesia, namun juga mengurangi beban biaya pekerja migran yang akan bekerja
               ke Taiwan.

               Dengan demikian, diharapkan akan sesuai dengan harapan Taiwan yang
               mengutamakan Hak Asasi Manusia dan kesejahteraan sosial. Disaat pekerja migran
               Indonesia memasuki Taiwan juga dapat menikmati hak dan kewajiban yang
               seharusnya ada, termasuk di antaranya asuransi kesehatan, keadaan darurat dan
               subsidi penampungan.

               Selain itu, pekerja migran yang memenuhi syarat juga dapat mengajukan
               pergantian majikan dan hal lainnya. Hal itu dengan harapan dapat menyediakan
               kondisi kerja yang baik bagi pekerja Indonesia.

               270.000 TKI di Taiwan

               Hingga saat ini jumlah pekerja migran di Taiwan kurang lebih terdapat 710.000
               orang. Di antara jumlah tersebut, pekerja migran Indonesia merupakan yang
               terbanyak dengan total hampir mencapai 270.000 orang.

               Sebagian besar, majikan di Taiwan dan pekerja migran Indonesia dapat berinteraksi
               dengan baik. Mereka mempunyai hubungan yang harmonis seperti keluarga.

               TETO percaya dengan mendorong program Direct Hiring ini dapat menciptakan
               keadaan saling menguntungkan antara majikan dan pekerja, serta membantu
               meningkatkan hubungan kerjasama bidang ketenagakerjaan antara Taiwan dan
               Indonesia.






                                                      Page 140 of 180.
   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146