Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 33

Title          KSPI KHAWATIR UPAH PER JAM DI RUU OMNIBUS LAW JADI AKAL-AKALAN PENGUSAHA
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      26 Januari 2020
                              https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/01/26/kspi-khawatir-upah-per-ja m-di-ruu-
               Page/URL
                              omnibus-law-jadi-akal-akalan-pengusaha
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative















               Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama  , JAKARTA -  Konfederasi
               Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) khawatir mekanisme sistem upah per jam diakali
               pengusaha nakal untuk membuat kebijakan tertentu.


                Ketua  KSPI  Said Iqbal menduga upah per jam masuk ke dalam  Omnibus Law
               Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.


                Dengan sistem upah per jam tersebut, kata Said, dikhawatirkan justru membuat
               pengusaha semena-mena terhadap pekerja, terutama soal keterlambatan upah.

                "Khawatirnya juga pengusaha yang tidak bayar upah minimum enggak ada
               hukuman. Orang terlambat bayar upah tidak ada yang dilakukan," katanya dalam
               diskusi bertajuk 'Omnibus Law Bikin Galau?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat,
               Minggu (26/1/2020).


                 Said juga khawatir sistem upah per jam menghapus sistem upah minimum jika
               aturan tersebut benar-benar masuk ke dalam RUU Omnibus Law Cipta Lapangan
               Kerja.


                 "Kami berpendapat, setelah dikaji ini akan menghapus sistem upah minimum yang
               berlaku selama ini untuk para buruh yang bekerja satu tahun ke bawah," ujarnya.


                Said menilai RUU  Omnibus Law  Cipta Lapangan Kerja hanya berorientasi kepada
               pelaku dunia usaha tanpa menyentuh pekerja.

                Padahal, menurutnya, setiap pembentukan undang-undang usaha maupun
               investasi tidak terlepas dari regulasi tenaga kerja.

                "Lazim kalau punya undang-undang investasi pasti diiringi produk undang-undang
               perlindungan tenaga kerja. Selalu begitu seluruh dunia," katanya.

                Saat ini, sebanyak empat RUU  Omnibus Law  telah masuk Prolegnas 2020. Empat
               RUU omnibus law yaitu, RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka), RUU Perpajakan, RUU
               Ibu Kota Negara, dan RUU Keamanan Laut.




                                                       Page 32 of 163.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38