Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 137
"Saya minta tolong, jangan membuat komentar kepada draf yang tidk resmi, karena
di luar sangat banyak, bertebaran draf-draf yang tidak resmi," ujar dia di Gedung
Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Rabu, (19/2/2020).
Luhut juga menjawab, protes keras dari massa buruh yang menolak draf RUU
Omnibus Law yang diajukan pemerintah, karena dianggap merugikan.
"Saya ulangi ya, pemerintah sangat berkepentingan untuk melindungi buruhnya,"
sahut dia.
Pemerintah mengklaim mempunyai landasan kuat pembentukan RUU Omnibus Law
Cipta Kerja yang telah diserahkan ke DPR RI.
"Tapi dalam bersamaan juga, pemerintah berkepentingan untuk memberikan
suasana kondusif kepada investor," ujarnya.
Dia juga menyebut bahwa Omnibus Law merupakan jalan tengah yang dapat
mengakomodir kepentingan buruh dan investor. "Jadi harus win-win (solution),"
tutup dia.
Page 136 of 223.

