Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 21
Title PENGAMAT SARANKAN PEMERINTAH LIBATKAN BANYAK PIHAK TERKAIT PEMBAHASAN
OMNIBUS LAW
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 19 Maret 2020
Page/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/19/pengamat-sarankan-pemer intah-
libatkan-banyak-pihak-terkait-pembahasan-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad
Faisal, mengatakan bahwa keberadaan Rancangan Undang-undang Omnibus Law
Cipta Kerja dan Perpajakan menjadi harapan banyak pihak di tengah ancaman
penyebaran COVID-19 atau virus corona .
"Banyak hal yang bisa diperbaiki, banyak harapan. Investor itu sebetulnya banyak
berharap dari Omnibus Law , dari memperbaiki iklim usaha sampai
ketenagakerjaan agar lebih kompetitif Indonesia," ujarnya.
Mohammad memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tertekan
sehingga tak mampu menyentuh lima persen karena wabah virus corona di banyak
negara. Ia mengungkapkan bahwa Badan Pusat Statistik telah merilis pertumbuhan
Indonesia pada 2019 yang berada di angka 5,02 persen.
"Jika pada 2020 ada beberapa kejadian termasuk corona ini, paling tidak bisa
terkoreksi 0,1 persen sampai 4,9 persen," ujarnya.
Ia pun mencontohkan ancaman penurunan pertumbuhan ekonomi pada 2020 di
wilayah dengan kasus terbanyak, yakni di Provinsi Hubei, Cina.
Mohammad menjelaskan bahwa wilayah Hubei mencatat pertumbuhan ekonomi
terbesar di Cina pada 2019 lalu, yakni sebesar 7,3 persen. Angka itu bahkan lebih
tinggi dibandingkan pertumbuhan secara nasional di Negeri Tirai Bambu yang 6
persen.
Menyambung soal pertumbuhan ekonomi, salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi perlambatan ekonomi adalah menurunnya investasi dari luar
negeri. Adapun Cina menjadi negara kedua dengan investasi asing terbesar di
Indonesia setelah Jepang.
Page 20 of 101.

