Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 79
Title IMBAS VIRUS CORONA, PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA KE LUAR NEGERI
DIHENTIKAN SEMENTARA
Media Name kompas.com
Pub. Date 19 Maret 2020
Page/URL https://money.kompas.com/read/2020/03/19/191131026/imbas-virus-corona-
penempatan-pekerja-migran-indonesia-ke-luar-negeri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah terus berupaya mencegah penyebaran wabah virus corona, salah
satunya adalah menghentikan sementara penempatan pekerja migran Indonesia
(PMI) ke luar negeri. Penghentian sementara itu dilakukan untuk melindungi seluruh
PMI, baik di dalam atau luar negeri.
Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Inda Fauziah menandatangani Keputusan
Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) RI Nomor 151 Tahun 2020 tentang
Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Penandatanganan
keputusan tersebut dilakukan Rabu (18/3/2020) dan mulai berlaku Jumat
(20/3/2020).
Kepmenaker tersebut juga menghentikan sementara layanan pengurusan registrasi
(ID) calon PMI, proses lanjutan di dalam negeri, maupun layanan verifikasi surat
permintaan (job order/demand letter) di Perwakilan RI negara penempatan. Selain
itu, penghentian penempatan berlaku pula bagi PMI yang ditempatkan pelaksana
penempatan, perusahaan untuk kepentingan perusahaan sendiri. Selanjutnya,
Kepmenaker juga berlaku bagi PMI perseorangan dan awak kapal niaga/perikanan
di kapal berbendera asing.
" Pekerja Migran Indonesia yang telah memiliki visa kerja dan tiket transportasi ke
negara tujuan penempatan dapat diberangkatkan," kata Ida Fauziah dalam
keterangan tertulis, Kamis (19/3/2020).
Ia melanjutkan, pemberangkatan itu dapat dilakukan jika negara tujuan
penempatan tidak menutup masuknya orang asing untuk bekerja. Sementara itu,
bagi PMI yang sedang bekerja di luar negeri, meraka diimbau untuk mengikuti
arahan dan imbauan pemerintah setempat terkait pencegahan virus corona.
PMI di luar negeri juga tetap bisa lanjut bekerja hingga perjanjian kerja (PK)
berakhir. Setelah berakhir, PK bisa diperpanjang sesuai kesepakatan pekerja migran
dan pemberi kerja dengan mempertimbangkan jaminan keselamatan dari
pemerintah setempat.
"Pekerja Migran Indonesia yang pulang ke Indonesia agar melaporkan kepulangan
ke Perwakilan RI terdekat, sebelum meninggalkan negara penempatan," kata Ida
mengutip bunyi Diktum Keenam. Ia melanjutkan, Kepmenaker tersebut akan
ditinjau kembali saat situasi dan kondisi nasional atau negara penempatan kembali
kondusif pascawabah virus corona.
Page 78 of 101.

