Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2019
P. 48

Title          DEWAN SESALKAN PENANGKAPAN 21 PMI NTT DI KEPRI
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      18 Juni 2019
                              https://jatim.antaranews.com/nasional/berita/917709/dewan-sesalkan-pen angkapan-21-
               Page/URL
                              pmi-ntt-di-kepri
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Kupang - DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyesalkan adanya
               penangkapan terhadap 21 pekerja migran Indonesia (PMI) asal daerah itu di
               Kepulauan Riau (Kepri).


               "Kita tentu sesalkan penangkapan PMI di Riau karena ini menunjukkan bahwa
               pengiriman PMI secara ilegal dari NTT masih saja terus berlangsung," kata Wakil
               Ketua DPRD NTT, Yunus Takandewa kepada Antara di Kupang, Selasa.

               Dia mengemukakan hal itu, menjawab pertanyaan seputar kasus penangkapan
               terhadap 21 PMI asal provinsi berbasis kepulauan itu oleh Polda Kepulauan Riau
               pada Sabtu, (15/6).

               Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau mengamankan 21 Pekerja
               Migran Indonesia (PMI) Ilegal asal NTT.

               "Sebelum berangkat, mereka ditampung terlebih dahulu di rumah MS yang berlokasi
               di Batu Besar Nongsa, dan pada Sabtu (15/6) malam itulah kita lakukan
               penangkapan," kata Kabid Humas Polda Kepri, Saptono Erlangga di Batam, Senin

               (17/6).

               Dalam hubungan dengan kasus 21 PMI ini, Yunus Takandewa mengingatkan Satuan
               tugas (Satgas) Tindak Pemberantasan Perdagangan Orang (TPPO), untuk
               memperketat pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal dari wilayah
               itu.



















                                                       Page 47 of 57.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53