Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 80
Title MENAKER: UMP 2020 NAIK 8,51 PERSEN
Media Name kumparan.com
Pub. Date 17 Oktober 2019
https://kumparan.com/@kumparanbisnis/menaker-ump-2020-naik-8-51-persen -
Page/URL
1s4VwjkkFRE
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri, menerbitkan surat edaran
dengan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 kepada para gubernur se-Indonesia. Surat
edaran yang dirilis 15 Oktober 2019 tersebut menyangkut soal Penyampaian Data
Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.
Dalam surat edaran tersebut, Hanif menyampaikan persentase angka kenaikan
Upah Minimum Provinsi ( UMP ) tahun 2020 mendatang. Berdasarkan pada Pasar 44
ayat (1) dan ayat (2) PP No. 78 Tahun 2015, penetapan UMP dan UMK tahun 2020
menggunakan formula perhitungan upah minimum tahun berjalan ditambah inflasi
periode September dan pertumbuhan PDB yang mencakup periode kwartal III dan
IV tahun sebelumnya dan periode kwartal I dan II tahun berjalan.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), data inflasi nasional di September
sebesar 3,39 persen. Sementara itu, pertumbuhana ekonomi nasional sebesar 5,12
persen. Dengan kata lain UMP 2020 naik sebesar 8,51 persen atau lebih besar dari
nilai kenaikan UMP 2019 yang hanya 8,03 persen.
"Dengan demikian, kenaikan UMP dan/atau UMK tahun 2020 berdasarkan data
inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51 persen," demikian
ditulis dalam surat edaran tersebut, seperti dikutip Kamis (17/10). Adapun UMP
2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing gubernur secara serentak
pada tanggal 1 November 2019 dan akan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020.
Page 79 of 92.

