Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 76
Title BURUH TOLAK KENAIKAN UMP 2020 SEBESAR 8,51 PERSEN
Media Name merdeka.com
Pub. Date 17 Oktober 2019
https://www.merdeka.com/uang/buruh-tolak-kenaikan-ump-2020-sebesar-851 -
Page/URL
persen.html
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilham Syah menilai penetapan
kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 tidak sesuai dengan kebutuhan
masyarakat terutama buruh. Menurutnya, penetapan UMP harusnya dilakukan
berdasarkan Undang-Undang (UU), tepatnya UU nomor 13 tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan. Namun, kenaikan UMP 2020 justru dirumuskan dengan formula
lain.
"Penetapan UMP itu dilakukan berdasarkan UU nomor 13 tahun 2003 dan dilakukan
oleh Dewan Pengupahan di tingkat daerah yang terdiri dari beberapa elemen,
seperti serikat pekerja, pengusaha, akademisi dan pemerintah. Harus berdasarkan
survei kebutuhan rakyat per daerah ya, bukannya survei nasional," ujarnya saat
dihubungi Liputan6.com, Kamis (17/10).
Menurutnya, menggunakan data inflasi dan pertumbuhan nasional sebagai dasar
penetapan kenaikan UMP 2020 tidak tepat, karena setiap daerah punya kebutuhan
masing-masing. Penetapan UMP 2020 didasari oleh Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan tidak akan mensejahterakan.
"Sebagian besar, bahkan hampir semua buruh, menolak PP 78 ini. Jadi, menurut
saya, meskipun naik tidak akan mensejahterakan," tuturnya.
Ilham melanjutkan, kenaikan upah tersebut tidak seberapa dengan kenaikan harga
bahan pokok dan biaya kewajiban lainnya yang semakin mahal.
"BPJS itu, coba, naik 100 persen. Yang awalnya hanya bayar Rp 50 ribu, jadi bayar
Rp 100 ribu. Belum harga bahan pokok naik, harga listrik, BBM, jadi kenaikan upah
ini hanya untuk menutupi kebutuhan yang semakin mahal saja," tambahnya.
Senada dengan Ilham, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal mengatakan, perhitungan atau formulasi kenaikan UMP ini dinilai tidak
berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) seperti yang diharapkan oleh
serikat buruh.
Page 75 of 92.

