Page 66 - e-Kliping Ketenagakerjaan 17 Juli 2019
P. 66
kecelakaan kerja maupun sakit akan mendapat jaminan sosial dari BPJS-TK,"
katanya kepadadi Kupang, Selasa.
Yasaruddin berada di Kupang bersama anggota Dewan Pengawas BPJS
Ketenagakerjaan, Eko Darmanto untuk mengikuti kegiatan pembukaan "training
super great leadership dan sales and marketing revolution" bagi puluhan anggota
serikat pekerja (SP) yang diselengarakan BPJS-TK Cabang Nusa Tenggara Timur.
Ia mengatakan sebanyak 239 pekerja migran Indonesia yang mendapat
perlindungan jaminanan BPJS-TK itu merupakan tenaga kerja yang dikirim secara
legal untuk bekerja di luar negeri.
"Kami hanya memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja asal NTT yang dikirim
secara legal oleh perusahan yang resmi," katanya.
Ia berharap para pekerja dari provinsi berbasis kepulauan ini, yang ingin bekerja ke
luar negeri, agar berangkat ke melalui perusahan yang resmi sehingga mendapat
perlindungan jaminan ketenagkerjaan dari BPJS-TK.
Menurut dia, pekerja migran Indonesia yang bekerja secara resmi di luar negeri
mendapat dua manfaat dari BPJS-TK yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan
kematian.
"Apabila tenaga kerja menderita sakit di LN dan disuruh pulang maka akan
mendapat jaminan perawatan lanjutan ketika pulang," katanya.
Dia mengatakan, BPJS-TK telah membuka 23 unit layanan guna mengoptimalkan
pelayanan bagi para pekerja migran Indonesia yang ingin mendapatkan informasi
terkait perlindungan BPJS-TK selama bekerja di luar negeri.
"Kami sudah membuka 23 pos layanan bagi pekerja migran Indonesia, termasuk
dua unit di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah pemasok tenaga
kerja terbanyak ke luar negeri," katanya.
Dua unit layanan khusus bagi pekerja migran berada di Kupang dan Maumere
sebagai pintu keluar bagi pekerja imigran ke luar negeri.
Sementara itu, anggota Dewan Pengawas BPJS-TK, Eko Darmanto berharap warga
NTT yang ingin bekerja ke luar negeri agar melalui perusahaan-perusahaan yang
resmi sehingga mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS-TK selama
bekerja di luar negeri.
"Kalau berangkat ke LN harus melalui perusahan yang resmi, karena perusahan
yang mendaftkarkan tenaga kerja ke BPJS-TK untuk mendapatkan jaminan
perlindungan ketenagakerjaan selama bekerja di LN," katanya.
Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang Editor: Andi Jauhary COPYRIGHT (c)2019 .
Page 65 of 89.

