Page 594 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 594
Judul Menaker Ingatkan Kepala Daerah
Nama Media Kabar Banten
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg11
Jurnalis H-37
Tanggal 2021-12-03 11:00:00
Ukuran 97x97mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 5.820.000
News Value Rp 17.460.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sebagaimana yang telah disampaikan bapak
Presiden beberapa waktu yang lalu, seluruh materi dan substansi serta aturan sepenuhnya tetap
berlaku tanpa ada satu pasal pun yang dibatalkan oleh MK
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Atau nilai pertumbuhan ekonomi dikurangi
inflasi kabupaten/kota yang bersangkutan selama 3 tahun terakhir selalu positif dan lebih tinggi
dari provinsi
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan para kepala daerah untuk
menaati ketentuan pengupahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
36 Tahun 2021. Menaker meminta, semua pihak khususnya para kepala daerah untuk mengikuti
ketentuan pengupahan tersebut. Selain itu, dia juga mengingatkan, bahwa dalam PP tersebut
tidak hanya mengatur tentang upah minimum (UM) saja. Akan tetapi, tetapi juga terkandung
aturan struktur dan skala upah yang harus diimplementasikan oleh pengusaha.
MENAKER INGATKAN KEPALA DAERAH
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan para kepala daerah untuk
menaati ketentuan pengupahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
36 Tahun 2021. Menaker meminta, semua pihak khususnya para kepala daerah untuk mengikuti
ketentuan pengupahan tersebut.
Selain itu, dia juga mengingatkan, bahwa dalam PP tersebut tidak hanya mengatur tentang upah
minimum (UM) saja. Akan tetapi, tetapi juga terkandung aturan struktur dan skala upah yang
harus diimplementasikan oleh pengusaha.
Dengan dinyatakan masih berlakunya UU Cipta Kerja oleh MK, seluruh materi dan substansi serta
aturan sepenuhnya tetap berlaku tanpa ada satu pasal juga yang dibatalkan oleh MK.
593

