Page 612 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 612

UU CIPTA KERJA HARUS DIREVISI, GIMANA NASIB ATURAN PENGUPAHAN?

              Pemerintah menyatakan aturan pengupahan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP)
              nomor 36 tahun 2021, sebagai turunan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja tetap berlaku. Menteri
              Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi
              tidak membatalkan satu pasal pun dalam UU Cipta Kerja.

              "Berbagai peraturan pelaksana UU Cipta Kerja yang telah ada saat ini, termasuk pengaturan
              tentang pengupahan masih tetap berlaku", ujar Ida dalam keterangannya, Jumat (3/12/2021).

              Sebagai informasi, MK menyatakan pembentukan UU nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
              (Lembaran Negara republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245) bertentangan dengan Undang-
              Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemerintah dan DPR selaku pembuat
              Undang-Undang diminta melakukan revisi dalam dua tahun.

              1. Ida imbau kepala daerah tetap ikuti PP 36 tahun 2021

              Menindaklanjuti  hal  tersebut,  Ida  mengingatkan  kepada  para  kepala  daerah  untuk  tetap
              mengikuti aturan pengupahan sesuai PP 36/2021.

              "Oleh karenanya, saya kembali meminta kepada semua pihak khususnya para kepala daerah
              untuk  mengikuti  ketentuan  pengupahan  sebagaimana  diatur  dalam  PP  36/2021.  Saya  juga
              mengingatkan  bahwa  dalam  PP tersebut  tidak hanya  mengatur  tentang  upah  mininum  saja,
              tetapi  juga  terkandung  aturan  struktur  dan  skala  upah  yang  harus  diimplementasikan  oleh
              pengusaha", tutur Ida.

              2. Upah minimum hanya berlaku bagi buruh dengan masa kerja maksimum 12 bulan

              Dalam  kesempatan  itu  juga,  Ida  menyambung,  upah  minimum  merupakan  instrumen  jaring
              pengaman bagi pekerja/buruh yang tidak boleh dibayarkan upah/gajinya di bawah nilai upah
              minimum yang berlaku pada satu wilayah.

              Upah minimum juga hanya berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja maksimum 12 bulan.

              Dia  menjelaskan,  upah minimum  tingkat provinsi  atau  UMP  ditetapkan oleh  Gubernur  setiap
              tahunnya.  Gubernur  juga  dapat  menetapkan  upah  minimum  kabupaten/kota  (UMK)  dengan
              catatan rata-rata pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota dalam 3 tahun terakhir, lebih tinggi dari
              rata-rata  pertumbuhan  ekonomi  provinsi,  atau  nilai  pertumbuhan  ekonomi  dikurangi  inflasi
              kabupaten/kota yang bersangkutan selama 3 tahun terakhir selalu positif dan lebih tinggi dari
              provinsi.

              3. UMK harus lebih tinggi dari UMP

              Dalam menetapkan UMK, gubernur dapat meminta pertimbangan Dewan Pengupahan Provinsi.
              UMK sendiri ditetapkan setelah UMP ditetapkan dan harus lebih tinggi dari UMP. Jika syarat tidak
              terpenuhi, maka gubernur tidak dapat menetapkan UMK.
              "Formula UMP dan UMK pada PP 36/2021 ditujukan agar kesenjangan upah minimum antar
              wilayah, baik antar Provinsi maupun antar Kabupaten/Kota tidak semakin melebar. Kita optimis
              dengan mengatasi jurang kesenjangan ini, daya saing akan terungkit, iklim investasi dan dunia
              usaha  kian  bergairah  yang  berdampak  pada  penciptaan  dan  perluasan  kesempatan  kerja.
              Ujungnya, tentu kembali pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucap dia.

              Terakhir,  Ida  mengatakan,  mediator  hubungan  industrial  dan  pengawas  ketenagakerjaan
              berkomitmen dalam mengawal pelaksanaan upah minimum 2022 maupun penerapan struktur
              skala upah (SUSU) di perusahaan. Mediator akan membantu serta memfasilitasi penyusunan

                                                           611
   607   608   609   610   611   612   613   614   615   616   617