Page 34 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 34

Title          MENAKER: 23 JUTA PEKERJA TERDAMPAK OTOMATISASI DUNIA KERJA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      26 November 2019
                              https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/4798581/menaker-23-juta-peke rja-
               Page/URL
                              terdampak-otomatisasi-dunia-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

               MENAKER: 23 JUTA PEKERJA TERDAMPAK OTOMATISASI DUNIA KERJA

               Ida Fauziyah. (Foto: Angling AP/detikcom) Semarang - Menteri Ketenagakerjaan,
               Ida Fauziyah, menyebut 23 juta pekerja akan terdampak otomatisasi di dunia kerja.
               Karena itu Ida mendorong agar Balai Latihan Kerja (BLK) siap melakukan re-skilling
               .

               Hal itu diungkapkan Ida saat memberikan sambutan pada penutupan Rakor Bidang
               Lattas di BBPLK Semarang, Selasa (26/11/2019).

               Ida mengatakan dari data BPS Agustus 2018 dan Agustus 2019 tingkat
               pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia memang mengalami penurunan 0,06
               persen. Namun menurutnya tantangan ketenagakerjaan masih banyak.

               #div-gpt-ad-1572507980488-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position:
               fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; top: 0; right: 0; margin: auto; }
               "Sebanyak 57,54 persen pekerja kita adalah lulusan SD/SMP ke bawah. 55,72
               persen pekerja kita adalah pekerja informal. Berdasarkan penelitian McKinsey pada
               September 2019, 23 juta pekerjaan di Indonesia akan terdampak otomatisasi dan
               rata-rata terdapat 248 ribu pekerja ter-PHK per tahun, data BPJS Tenaga Kerja
               tahun 2016-2018. Ini adalah major challenge ketenagakerjaan di Indonesia yang
               perlu kita tangani bersama 5 tahun ke depan," jelas Ida.

               Di era industrialisasi 4.0, lanjut Ida, otomatisasi tidak terhindarkan, namun akan ada
               peluang tercipta 27 juta sampai 46 juta pekerjaan baru hingga tahun 2030 dengan
               10 juta pekerjaan di antaranya merupakan pekerjaan yang belum ada sebelumnya.

               "Selain itu diproyeksikan 6 sampai 29 juta orang di Indonesia harus mengikuti
               pelatihan lagi untuk jenis pekerjaan yang baru, atau re-skilling dan up-skilling,"
               tandasnya.

               Maka menurut Ida, peran BLK dan sekolah vokasi sangat penting untuk melakukan
               program triple skilling . Program tersebut yaitu skilling untuk pengangguran siap
               kerja, re-skilling untuk pekerja yang ter-PHK, dan up-skilling untuk pekerja
               khususnya UKM lokal dan industri pionir untuk siap berkompetisi.

               "Dalam kondisi kompetisi yang cukup ketat maka BLK harus siap. Pemerintah
               daerah harus punya mindset BLK itu penting, tidak boleh diabaikan," tegasnya.

               (alg/mbr) tenaga kerja menaker ida fauziyah semarang.





                                                       Page 33 of 127.
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39