Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 SEPTEMBER 2019
P. 133
Title BPJS KETENAGAKERJAAN SANTUNI 2 SOPIR KWK YANG MENINGGAL DUNIA
Media Name jawapos.com
Pub. Date 06 September 2019
https://www.jawapos.com/jabodetabek/06/09/2019/bpjs-ketenagakerjaan-sa ntuni-2-
Page/URL
sopir-kwk-yang-meninggal-dunia/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rawamangun Jakarta Timur memberikan santunan
kepada dua sopir Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang tergabung di Jak Lingko.
Diketahui, kedua sopir tersebut meninggal lantaran sakit.
Meski baru dua hingga dua bulan tergabung, namun kelanjutan iuran yang berjalan
lancar membuat BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan santunan. Santunan
diberikan kepada ahli waris karyawan KWK yang meninggal dunia yakni alm.
Sartono, dengan ahli waris Dasih Wulanti dan alm. Firman Rakut Saban dengan ahli
waris Anita Benben Wati.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Rawamangun Deny Yusyulian
mengatakan, kedua alm. baru mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan jaminan
kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di bulan Mei dan Februari.
Keduanya meninggal dunia di bulan Juni karena sakit.
"Meski baru mendaftar 2 dan 5 bulan dengan iuran 20.000 per bulan, kepada kedua
almarhum tetap mendapatkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan
sebesar Rp 24.000.000," terang Deny, Jumat (6/9).
Deny menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan tidak menghitung berapa lama peserta
ikut dalam program. Ia menuturkan, apabila peserta meninggal dunia karena
kecelakaan kerja, maka peserta akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja senilai
48 kali gaji yang dilaporkan.
"Jadi meskipun pagi baru mendaftar, misalkan siang meninggal dunia, jaminan
kematian tersebut tetap diberikan," tegasnya.
Deny menyebut, hingga saat ini tercatat ada sebanyak 1.417 pramudi KWK yang
tergabung di Jak Lingko yang sudah terlindungi. Pencapaian ini tentunya hasil
kolaborasi dengan TransJakarta, KWK serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Deny
mengakui selama ini pihaknya sudah main perlindungan kepada para pengemudi,
tapi tidak pernah berhasil dalam artian kelanjutan iuran.
"Santunan bisa kami bayarkan apabila keberlanjutan iuran ada. Nah yang terjadi
saat ini adalah kunci sukses kolaborasi antara Transjakarta, KWK, dan BPJS
Ketenagakerjaan akhirnya kami bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik kepada
para pramudi," ujarnya.
Page 132 of 146.

