Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 91
Title MENAKER APRESIASI PROGRAM VOKASIONAL INDONESIA BEKERJA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 25 Juli 2019
https://www.antaranews.com/berita/976048/menaker-apresiasi-program-vok asional-
Page/URL
indonesia-bekerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
tahun ini akan disediakan dana dari BPJS Ketenagakerjaan untuk melatih 20 ribu
orang dan diakhiri dengan sertifikasi kompetensi Cikarang, Bekasi - Menteri Tenaga
Kerja Hanif Dhakiri mengapresiasi program Vokasional Indonesia Bekerja mengingat
dunia pekerjaan saat ini sudah mengalami pergeseran sehingga angkatan kerja
membutuhkan skill yang adaptif dan relevan terhadap setiap perubahan.
"Kalau skillnya tidak diperbaiki, itu menjadi masalah," kata Hanif usai meluncurkan
program Vokasi Indonesia Bekerja dan meninjau balai latihan kerja di Akademi
Teknik Mesin Industri (ATMI) Cikarang, Kamis.
Menurut Menaker, program BPJS Ketenagakerjaan tersebut memberikan
kesempatan kepada korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk dilatih
sehingga mendapat keahlian baru.
"Tahun ini akan disediakan dana dari BPJS Ketenagakerjaan untuk melatih 20 ribu
orang dan diakhiri dengan sertifikasi kompetensi. Jadi kick off -nya mulai hari ini
dengan 1.000 orang dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten," katanya.
Program Vokasi Indonesia Bekerja turut mengundang perusahaan dan institusi
pendidikan serta pelatihan vokasi agar tujuan dari program ini bisa dilakukan secara
masif dan mendapatkan pelatihan yang berkualitas.
"Sehingga problem yang menyangkut soal kualitas dan kuantitas serta persebaran
dari SDM kita bisa diatasi," katanya lagi.
Vokasi Indonesia Bekerja yang diluncurkan hari ini menjadi pilot project sedangkan
pengembangannya akan disinkronkan dengan pemerintah pusat melalui kartu
prakerja yang akan direalisasikan pada 2020 mendatang.
"Nah itu juga ada skema untuk skilling . Berarti memberikan pelatihan bagi mereka
yang belum punya skill atau yang ingin up skilling dan reskilling . Kementerian
Keuangan kalau tidak salah sudah mengalokasikan anggaran Rp10 triliun untuk
triple skilling itu yang nanti bentuknya menjadi kartu prakerja," ungkapnya.
"Di luar itu kita dorong dunia industri atau dunia usaha untuk bisa memanfaatkan
insentif yang diberikan pemerintah," imbuhnya.
Page 90 of 121.

