Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 117

Title          MAHFUD: KRITISI OMNIBUS LAW BOLEH, CURIGA BERLEBIHAN JANGAN
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      10 Maret 2020
                              https://jatim.antaranews.com/berita/359254/mahfud-kritisi-omnibus-law- boleh-curiga-
               Page/URL
                              berlebihan-jangan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
               mempersilakan masyarakat untuk mengkritisi Omnibus Law RUU Cipta Kerja, tetapi
               jangan disertai dengan kecurigaan yang berlebihan.

                "Mari diskusi, saya setuju saja dengan orang yang mengatakan itu UU omnibus law
               itu jelek, ya, enggak apa apa, maka diperbaiki. Mumpung ini masih dibahas,"
               katanya, di Jakarta, Selasa.

                Akan tetapi, kata Mahfud, menjadi tidak baik ketika kritikan tersebut sudah disertai
               dengan kecurigaan yang berlebihan sebelum membaca isi draft Omnibus Law
               tersebut. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Komunikasi dan
               Koordinasi Peningkatan Peran Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
               Supersemar (KMA-PBS) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.

                Mahfud menjelaskan Omnibus Law dibuat untuk menyederhanakan berbagai aturan
               yang selama ini tumpang tindih dalam pelaksanaannya, dan tidak hanya di bidang
               ketenagakerjaan. Ia mencontohkan Omnibus Law Keamanan Laut yang juga tengah
               disusun untuk menyederhanakan aturan dalam pengelolaan keamanan laut yang
               selama ini ditangani oleh tujuh institusi yang berbeda.

                "Anda masuk ke laut saja diperiksa oleh tujuh institusi. Sudah selesai di sini,
               ternyata belum selesai bea cukainya, oh belum imigrasinya, sudah selesai imigrasi,
               oh perhubungannya belum," katanya.

                Sama halnya dengan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, kata dia, jangan kemudian
               kehadiran regulasi tersebut dicurigai untuk membukakan pintu kepada bangsa
               tertentu untuk berinvestasi.

                "Ada yang mengatakan itu untuk memberikan pintu kepada bangsa tertentu,
               enggak ada. Ketika bicara Ombibus Law ndak ingat sama sekali siapa yang mau
               investasi itu, enggak urusan China, ndak ada," katanya.


                Menurut Mahfud, pemerintah hanya ingin menyederhanakan aturan untuk
               mengundang investasi di Indonesia sehingga menyarankan mereka yang menolak
               Omnibus Law RUU Cipta Kerja untuk membaca terlebih dulu isinya.

                ".




                                                      Page 116 of 117.
   112   113   114   115   116   117   118