Page 113 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 113
"Dengan begitu kenaikan manfaat beasiswa tersebut mencapai 1.350 persen jika
dibandingkan dengan sebelumnya yang diharapkan pendidikan anak perserta dapat
lebih terjamin," ucap Krishna.
Pada program JKK, Pemerintah juga menambahkan manfaat berupa perawatan di
rumah atau home care sebesar maksimal Rp20 juta untuk maksimal 1 tahun per
kasus. Manfaat ini diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan
pengobatan ke rumah sakit.
"Selain itu BPJAMSOSTEK juga menanggung biaya pemeriksaan diagnostik, yang
dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat
Kerja (PAK). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan agar pengobatan dapat
dilakukan hingga tuntas," ujar Krishna.
Progam JKM juga mengalami peningkatan manfaat. Total manfatnya menjadi Rp 42
juta atau meningkat sebesar 75 persen dari sebelumnya.
"Adapun perincian santunan kematian program JKM naik dari Rp 16,2 juta menjadi
Rp 20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta untuk 24 bulan
menjadi Rp 12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 10 juta,"
tutur Krishna.
Selain manfaat di atas, program JKM juga memberikan bantuan beasiswa bagi dua
orang anak. Namun, tentu semua manfaat tersebut dapat dirasakan oleh pekerja
yang terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan aktif membayar iuran.
"Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pekerja untuk mendaftarakan dirinya
menjadi peserta BPJAMSOSTEK yang dapat dilakukan melalui berbagai kanal di
antaranya aplikasi BPJSTKU yang dapat diunduh di Appstore dan Playstore, atau
datang langsung ke kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh wilayah Indonesia,"
kata Krishna.
"Selain itu bagi pekerja yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang
BPJAMSOSTEK dapat menghubungi Contact Center 175 atau follow social media
resmi BPJAMSOSTEK," Krishna menambahkan..
Page 112 of 117.

