Page 141 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 SEPTEMBER 2021
P. 141
Meski beberapa waktu lalu pernah dimediasi oleh pihak Disnaker bersama perwakilan buruh dan
pihak manajemen perusahaan, namun hasilnya belum menemui kesepakatan.
Disebutkan, para buruh yang dipecat sepihak itu pada umumnya telah bekerja puluhan tahun
antara 20 sampai 25 tahun. Sedangkan manajemen perusahaan dalam pertemuan dengan
perwakilan mereka, hanya menghitung besaran pesangon karyawan dengan rata-rata masa
kerja sejak tahun 2018.
"Artinya kami dirugikan dengan penghitungan masa kerja ini,"tambah Lamtina apalagi mereka
telah bekerja minimal sejak tahun 1998 silam.
Terkait belum adanya keputusan tentang masalah ini, para buruh mengancam akan memblokade
jalan masuk pabrik dan melakukan aksi bertahan dengan menginap di depan PT SMTM.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait aksi buruh tersebut, (maa)
caption:
TUNTUT PESANGON : Puluhan karyawan pabrik pengolahan kopi berunjukrasa menuntut
pesangon, di depan gerbang perusahaan mereka di Jalan Kompos Kecamatan Sunggal. Sabtu
(18/9).
140

