Page 25 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 SEPTEMBER 2021
P. 25
Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri menilai keberadaan koperasi
pekerja/buruh di perusahaan mempunyai peran yang sangat strategis. Menurutnya, koperasi ini
berperan sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.
"Oleh karena itu, pemerintah, pengusaha, pekerja/buruh dan serikat pekerja/serikat buruh perlu
bersinergi untuk mendukung penumbuhkembangan koperasi pekerja/buruh di perusahaan," kata
Putri dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).
Putri mengatakan, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, peningkatkan
kesejahteraan pekerja/buruh tidak hanya dilakukan melalui kebijakan pengupahan dan jaminan
sosial. Akan tetapi juga melalui penyediaan fasilitas kesejahteraan, serta penumbuhkembangan
koperasi dan pengembangan usaha produktif di perusahaan.
Ia mengungkap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah juga telah menginstruksikan pihaknya
untuk mendorong tumbuh kembang koperasi pekerja di perusahaan. Sebab, Ida menilai
keberadaan koperasi dapat membantu pekerja/buruh yang terdampak pandemi COVID-19.
"Maka dari itu, Koperasi Pekerja harus selalu didorong untuk tumbuh dan berkembang, salah
satunya melalui strategi penguatan Kelembagaan Pendampingan dan Pengembangan Usaha,
serta pendampingan dan arahan bagi Koperasi Pekerja mengenai strategi manajemen
pengelolaan dan pengembangan koperasi di masa pandemi," terangnya.
Lebih lanjut, Putri menjelaskan salah satu bentuk Pengembangan Usaha ialah memfasilitasi izin
usaha. Terkait hal ini, ia mengatakan pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah
meluncurkan program pemberian Sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) dan QR Code sejak
tahun 2015.
Putri menambahkan pihaknya juga menggelar Dialog Penyediaan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja
dan Pemberdayaan Koperasi Pekerja yang melibatkan berbagai stakeholders ketenagakerjaan di
daerah.
"Seperti Dialog Penyediaan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja dan Pemberdayaan Koperasi Pekerja
yang kami selenggarakan di Tangerang pada 16-17 September 2021 kemarin, di mana dialog ini
ditujukan untuk untuk mendorong Koperasi Pekerja agar secara aktif memenuhi persyaratan
untuk dapat memperoleh Sertifikat NIK dan QR Code," pungkasnya.
24

