Page 29 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 29

Title          REKRUT CALON TKW SECARA ILEGAL, PASUTRI DI CIANJUR DICIDUK POLISI
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      17 November 2019
                              https://regional.kompas.com/read/2019/11/17/07422821/rekrut-calon-tkw- secara-
               Page/URL
                              ilegal-pasutri-di-cianjur-diciduk-polisi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Pasangan suami istri (pasutri) berinisial AS (46) dan AS (47) hanya bisa tertunduk
               malu saat digelandang polisi ke dalam sel tahanan Polres Cianjur, Jawa Barat, Sabtu
               (16/11/2019) petang.

               Pasutri ini diamankan Tim Unit II Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
               Satreskrim Polres Cianjur di sebuah villa di kawasan Puncak, di Desa Sirnagalih,
               Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu.

               Bersama keduanya juga turut diamankan 15 orang perempuan setengah baya
               sebagai korban berikut sejumlah barang bukti, dua unit kendaraan roda empat, KTP
               para korban, surat keterangan calon tenaga kerja (palsu) dan sejumlah buku
               tabungan milik tersangka.


               Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, AS dan AS dijadikan
               tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

               Modus operandinya melakukan perekrutan calon buruh migran secara ilegal dengan
               dugaan memalsukan dokumen ketenagakerjaan dan identitas termasuk domisili para
               korban atau calon tenaga kerja wanita ( TKW) tersebut.

               "Para korban ini tak hanya dari Cianjur, namun ada dari luar daerah, bahkan ada
               yang dari luar pulau Jawa, dari Lombok Tengah," kata Juang di Mapolres Cianjur,
               Sabtu.


               Dalam menjalankan praktiknya, kedua tersangka mendatangi sejumlah tempat
               untuk merekrut warga yang mau dipekerjakan ke luar negeri, khususnya ke negara
               Timur Tengah dan Arab Saudi.

               Para korban, lanjut Juang, mengaku tergiur dengan ajakan tersangka karena tidak
               dipungut biaya sepeser pun.

               "Malah para calon buruh migran ini diberi uang, rata-rata per kepala Rp 2 juta.





                                                       Page 28 of 211.
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34