Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 87

Title          KSPI TOLAK WACANA PENGHAPUSAN SKEMA UMK
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      16 November 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/19/11/14/q0yf7g409-ks pi-tolak-
               Page/URL
                              wacana-penghapusan-skema-umk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak wacana Kementerian
               Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang akan meninjau skema pengupahan terhadap
               buruh di kabupaten/kota. Tidak tertutup kemungkinan nantinya Upah Minimum
               Kabupaten/Kota (UMK) dihapus dan hanya mengacu pada Upah Minimum Provinsi
               (UMP).

               Hal itu diwacanakan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang
               menyatakan ada kemungkinan bila nanti skema pengupahan hanya mengacu pada
               UMP, termasuk untuk kabupaten/kota. Menanggapi pernyataan Menaker, Presiden
               KSPI Said Iqbal menyatakan wacana tersebut tak tepat. Menurutnya, wacana itu
               juga bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan secara sistematis
               akan memiskinkan kaum buruh.

               "Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan diatur bahwa upah minimum terdiri atas
               upah minimum berdasarkan wilayah provinsi atau kabupaten/kota," katanya dalam
               siaran pers, Kamis (14/11).

               Lebih lanjut, Iqbal menegaskan upah minimum berdasarkan wilayah kabupaten/kota
               sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. Sehingga, tidak masuk akal apabila UMK
               hendak dihapuskan.

               "Karena akan memicu perusahaan berlomba-lomba membayar upah buruh hanya
               sesuai UMP," ujarnya.

               Ia mencontohkan, UMP Jawa Barat pada tahun 2019 sebesar Rp 1,668,372.
               Sedangkan, UMK Jawa Barat tahun 2019 yang tertinggi ada di Kabupaten Karawang,
               yakni Rp 4.234.010. Adapun, yang terendah terdapat di Kabupaten Pangandaran,
               sebesar Rp 1.714.673.

               "Jika UMK ditiadakan, maka buruh di Karawang yang selama ini upahnya 4,2 juta
               hanya mendapatkan upah 1,6 juta," ungkapnya.

               "Apa yang bisa dikatakan untuk kebijakan semacam ini kalau bukan ngawur dan
               secara sistematis memiskinkan kaum buruh," tambahnya.

               Di sisi lain, KSPI mendesak agar UMK pada 2020 naik sebesar 15 persen. Selain
               UMK, buruh juga mendesak Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) yang




                                                       Page 86 of 211.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92