Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 JULI 2019
P. 128

Usulan revisi UU Ketenagakerjaan mengemuka, karena di samping sudah dilakukan
               judicial review (uji materil) di Mahkamah Konstitusi (MK) sebanyak 30 kali, UU
               Ketenagakerjaan tersebut masih banyak "bolong-bolongnya".

               Tak hanya itu, kata Hanif, tantangan masa depan dalam proses bisnis banyak terjadi
               perubahan, sehingga mempengaruhi dari sisi ketenagakerjaan.

               "Itu (alasan) diantaranya. Memang kita membutuhkan perbaikan ekosistem
               ketenagakerjaan. Kita masih mencari masukan dari semua pihak, seperti dunia
               usaha, serikat pekerja, akademisi, dan masyarakat, " katanya.

               Secara berkelakar, Hanif menyebut ekosistem ketenagakerjaan kita seperti kanebo
               kering, terlalu kaku atau, terlalu rigid.

               "Mau cari pekerja skill susah. Proses hubungan industrial terkesan kurang mengarah
               kepada apa yang disebut menang-menangan, sehingga masing-masing bertolak dari
               kekuatan atau power relations bukan human relations," katanya.

               Hanif menambahkan, selain menyerap aspirasi dari dunia usaha dan pekerja,
               langkah Kemnaker untuk merevisi UU Ketenagakerjaan juga dilakukan dengan
               melakukan studi perbandingan dengan beberapa negara lain, agar ekosistem
               ketenagakerjaan Indonesia bisa lebih kompetitif.

               Contohnya, Pekerja Migran Indonesia (PMI) lebih bagus produktivitasnya
               dibandingkan tenaga kerja Vietnam. Tapi kalau bicara perang dagang antara China
               melawan Amerika, salah satunya dampaknya adanya relokasi sejumlah perusahaan
               dari China ke sejumlah negara.

               "Ternyata banyak yang dikirim ke Vietnam. Padahal dari sisi produktivitas tenaga
               kerja, kita lebih bagus. Kenapa? Itu harus dilihat semua faktor pembentuk dari
               ekosistem ketenagakerjaan agar lebih kompetitif," katanya.





























                                                      Page 127 of 186.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133