Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 132
Judul Menaker: Ketenagakerjaan Masih Menjadi Masalah Besar Di Indonesia.
Nama Media suarakarya.id
Newstrend Pelatihan Berbasis Kompetensi BBPLK Serang
Halaman/URL https://www.suarakarya.id/detail/115429/Menaker-Ketenagakerjaan-
Masih-Menjadi-Masalah-Besar-Di-Indonesia
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-21 16:35:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Untuk itu kita terus berupaya melaksanakan pembangunan di
bidang ketenagakerjaan. Yaitu dengan meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga
kerja Indonesia
Ringkasan
Hal itu dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, dalam sambutannya
saat membuka acara Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II dan Penyerahan Hasil
Pelatihan Penanganan Dampak Covid-19 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK)
Serang, di Serang, Banten, Selasa (21/7/2020).
MENAKER: KETENAGAKERJAAN MASIH MENJADI MASALAH BESAR DI INDONESIA.
SERANG: Ketenagakerjaan masih menjadi masalah besar di Indonesia. Kondisi angkatan kerja
yang ada, data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2020, jumlah tenaga kerja sebanyak 137,91
juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebanyak 6,88 juta orang atau sekitar
4,99 persrn Angka ini tentunya makin besar akibat dampak pandemi Covid-19 yang dialami
seluruh dunia.
Hal itu dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, dalam sambutannya
saat membuka acara Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II dan Penyerahan Hasil
Pelatihan Penanganan Dampak Covid-19 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK)
Serang, di Serang, Banten, Selasa (21/7/2020).
Merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia, lanjutnya, membuat Pemerintah menerapkan
sistem beraktivitas dari rumah. Masyarakat diharuskan untuk belajar, bekerja, serta beribadah
dari rumah masingmasing.
Dampaknya, aturan tersebut membuat para pekerja dan karyawan yang terpaksa dirumahkan,
dikurangi gajinya. Bahkan, beberapa perusahaan sampai melakukan Pemutusan Hubungan
Kerja (PHK), padahal mereka masih produktif untuk bekerja.
Disebutkan Menaker, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan dan
perekonomian, tetapi juga pada tenaga kerja. Data yang dikumpulkan oleh Pusat Data dan
131

