Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 133
Informasi Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, pada Mei 2020 setidaknya sekitar 3,05 juta
tenaga kerja terdampak Covid-19.
Untuk itu, dia minta akselerasi upaya untuk pemulihan sektor ekonomi akibat pandemi Covid-
19 harus segera dilakukan. Agar industri dapat kembali bangkit, sehingga dapat memberikan
kontribusi bagi penyerapan pengangguran.
Peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja hanya dapat dicapai apabila SDM yang
terlibat memiliki kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan. Karenanya, diperlukan upaya-
upaya yang strategis, sistematis dan terkoordinir guna memastikan ketersediaan pemenuhan
tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Untuk itu kita terus berupaya melaksanakan pembangunan di bidang ketenagakerjaan. Yaitu
dengan meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja Indonesia," ujar Menaker.
Salah satu upaya yang dilakukan, imbuhnya, dengan menerapkan Pelatihan Berbasis
Kompetensi di semua UPT BLK, serta melakukan Sertifikasi Kompetensi bagi lulusan pelatihan
di BLK.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas)
Bambang Satrio Lelono, dalam laporannnya menyebutkan, pada kesempatan itu BBPLK Serang
menyerahkan bantuan. Yakni 16 unit wetafel manual, 32 unit westafel tenaga surya, 1.700 buah
face shild, 108 buah baju hazmad, serta 3.240 buah masker.
Semua Alat Pelindung Diri (APD) tersebut diserahkan secara simbolik oleh Menaker, untuk 31
pondok pesantren (ponpes) di Provinsi Banten, juga untuk tiga Serikat Pekerja (SP) serta, lima
Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesi (P3Mi), serta pemda.
Usai acara pembukaan pelatihan serta penyerahan APD, Menaker didampingi Dirjen Binalattas
melakukan peninjauan di sejumlah sarana di BBPLK Serang.
132

