Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 169

CIPTAKAN ALKES CEGAH COVID-19, BLK KENDARI DIAPRESISI MENAKER

              KENDARI,    -  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida  Fauziyah,  mengapresiasi  hasil  kerja
              peserta  pelatihan  Balai  Latihan  Kerja  (BLK)  se-Indonesia  terkhusus  BLK  Kendari  dengan
              menghasilkan produk alat kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-
              19.

              Penyerahan hasil karya BLK se-Indonesia disalurkan hari ini Selasa, 21 Juli 2020 secara nasional
              akan didistribusikan dengan gratis ke gugus tugas, rumah sakit, lembaga-lembaga keagamaan
              maupun lembaga kemasyarakatan.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah,  saat  menyerahkan  alat  kesehatan,  mengemukakan,
              sejak  merebaknya  pandemi  Covid-19,  Kementerian  Ketenagakerjaan  gencar  melakukan
              program tanggap Covid-19 dengan mengoptimalkan fungsi BLK.

              "Sebanyak  8.876  peserta  pelatihan  di  seluruh  BLK  se-Indonesia  dikerahkan  membuat  alat
              kesehatan  dan  alat  pelindung  diri  yang  diperlukan  masyarakat  dalam  mencegah  penularan
              Covid-19 di berbagai daerah seluruh Indonesia," ujarnya.

              Pembuatan alat kesehatan ini melibatkan 23 BLK Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker,
              71 BLK UPTD milik Pemerintah Kabupaten/Kota, dan 10 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh
              wilayah Indonesia termasuk BLK Kota Kendari sejak bulan Maret 2020 dan rencananya akan
              berakhir bulan Juli 2020.

              Hasilnya, dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand sanitizer, 26
              ribu face shield, dan 1.116 wastafel.

              Program aksi ini adalah bentuk dukungan Kementerian Ketenagakerjaa RI sekaligus sebagai
              wujud kehadiran negara dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di
              berbagai daerah seluruh Indonesia.
              Selain itu, pembuatan wastafel pintar dengan sistem infus diproduksi oleh beberapa BLK pusat,
              yaitu BBPLK Bekasi, BLK Kendari, BLK Lembang, BLK Makassar, BLK Surakarta, BLK Sorong dan
              beberapa BLK Pusat lainnya hingga menghasilkan 1.116 unit wastafel.

              "Ini adalah bagian dari upaya kita semua untuk bersama-sama melawan dan memutus mata
              rantai penyebaran Covid -19 di seluruh tanah air Indonesia," pungkasnya.

              Sementara itu, Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu menjelaskan bahwa pada waktu yang
              sama, BLK Kendari bergerak mendistribusikan dan menyalurkan secara gratis Hasil Pelatihan
              Tanggap Covid-19 BLK Kendari kepada Lembaga-lembaga keagamaan dan kemasyarakatan di
              Sulawesi Tenggara.

              Dalam kegiatan pelatihan tanggap Covid-19 yang diikuti sebanyak 432 orang peserta pelatihan,
              BLK Kendari telah memproduksi beberapa alat pelindung diri, alat kesehatan serta memasak
              makanan yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

              Sejak bulan Maret hingga Juli 2020, ada empat jenis yang diproduk oleh BLK Kendari yaitu
              menjahit dan membuat masker sebanyak 95.200 pieces, membuat cairan disinfektan sebanyak
              5.400 liter, membuat Wastafel potable sebanyak 120 unit serta memasak makanan sebanyak
              13.500  nasi  kotak  siap  saji  yang  dibagikan  setiap  hari  sebanyak  300  kotak  nasi  kepada
              masyarakat yang membutuhkan terutama terdampak pandemi Covid-19.

              Lebih  lanjut,  La  Ode  Haji  Polondu  menjelaskan  bahwa  pelatihan  tanggap  Covod-19  di  BLK
              Kendari memiliki multi-fungsi, disamping menghasilkan produk-produk yang berfungsi memutus


                                                           168
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174