Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 120
Judul Solusi Mencegah Pengangguran dan Kemiskinan
Nama Media Harian Terbit
Newstrend Strategi Menekan Angka Pengangguran
Halaman/URL Pg15
Jurnalis Tajuk Rencana
Tanggal 2020-07-01 14:14:59
Ukuran 254x58mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 22.860.000
News Value Rp 68.580.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan telah melakukan tiga langkah
strategis untuk menekan angka pengangguran pada masa pandemi COVID-19, seperti
perubahan kebijakan untuk memberi perlindungan bagi pekerja.
SOLUSI MENCEGAH PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN
SAAT COVID-19 sekitar 1,7 juta orang pekerja formal dan informal terverifikasi dirumahkan atau
terkena PHK. Bahkan diperkirakan akan bertambah yang diperkirakan mencapai 2,92 juta
hingga 5,23 juta orang. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan telah
melakukan tiga langkah strategis untuk menekan angka pengangguran pada masa pandemi
COVID-19, seperti perubahan kebijakan untuk memberi perlindungan bagi pekerja.
Tiga langkah itu adalah Kemnaker melakukan pelatihan berbasis kompetensi dan produktivitas
lewat Balai Latihan Kerja (BLK) Tanggap COVID-19 yang tidak hanya memberi keterampilan,
tapi juga insentif pascapelatihan.
Kemnaker juga melakukan pengembangan perluasan kesempatan kerja bagi pekerja terdampak
pandemi berupa program padat karya dan kewirausahaan. Langkah ketiga adalah membuka
layanan informasi, konsultasi dan pengaduan bagi pekerja terkait keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) di perusahaan.
Sementara itu Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mengatakan pertumbuhan
ekonomi pada 2020 diproyeksikan bisa tumbuh pada kisaran -0,4% -1 %. Kendati demikian,
jumlah orang miskin dan pengangguran dipastikan meningkat.
Kepala BKF Febrio Kacaribu mengatakan sampai saat ini pemerintah optimistis pertumbuhan
ekonomi bisa menyentuh positif 1%. Segala upaya saat ini masih terus dilakukan. Dari proyeksi
pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjut Febrio berpotensi meningkatkan jumlah kemiskinan
sekitar 3,02 juta sampai 5,71 juta orang. Begitu juga dengan angka pengangguran yang
diprediksi meningkat sekitar 4.03 juta sampai 5,23 juta orang.
Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappe-nasJ'Suharso Monoarfa memprediksikan jumlah pengangguran
di Indonesia akan mencapai 10,7 juta hingga 12,7 juta orang pada 2021. Suharso mengatakan
119

