Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 63
Tak tanggung-tanggung, dia mengancam akan menggugat Gojek terkait PHK terhadap 430
karyawan startup lokal tersebut.
Namun, langkah Said yang hanya mempersoalkan Gojek dinilai janggal dan aneh oleh Juru
bicara Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli.
Gun Romli, sapaan akrabnya, mengaku heran karena Said hanya garang terhadap PHK yang
dilakukan Gojek.
Padahal, banyak perusahaan rintisan lainnya yang juga melakukan PHK terhadap karyawannya
akibat pandemi Virus Corona atau COVID-19.
"Banyak perusahaan khususnya perusahaan rintisan (startup) yang melakukan PHK dengan
alasan efisiensi dan agar survive, termasuk Gojek, Grab, Traveloka dan OYO," kata Gun Romli,
Selasa (30/6).
Manuver Said yang menyerang startup anak negeri dan mengabaikan langkah PHK yang juga
dilakukan startup asing seperti Grab menimbulkan kecurigaan.
"Anehnya, Said Iqbal hanya komentar soal PHK di Gojek, ada aroma kuat, pesanan di
pernyataan Saiq Iqbal," duga Gun Romli.
Gun Romli menilai alasan Said memperkarakan PHK yang dilakukan Gojek terlalu berlebihan.
Menurutnya, dari informasi yang dia baca, Gojek dan juga perusahaan rintisan lain yang
melakukan PHK untuk menyelamatkan usaha akibat corona sudah sesuai aturan.
"Gojek memberi pesangon besar dan memenuhi hak-hak karyawan. Kenapa Said tidak
mempersoalkan PHK di tempat lain. Apa karena ini rintisan lokal, sementara yang asing mesti
di bela," tanyanya.
(chi/jpnn).
62

