Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 88
Judul Menaker: Kerja sama semua pihak kunci sukses lawan COVID-19
Nama Media kepri.antaranews.com
Newstrend Diskriminasi Perempuan
Halaman/URL https://kepri.antaranews.com/nasional/berita/1584862/menaker-kerja-
sama-semua-pihak-kunci-sukses-lawan-covid-19
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-01 18:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Kita tidak bisa menggantungkan nasib kita kepada pemerintah.
Pemerintah juga tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada swasta
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Sudah saatnya pada masa seperti ini, masa krisis seperti ini,
kita tidak melempar tanggung jawab kepada orang lain
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan kesuksesan melawan COVID-19
tidak hanya bergantung kepada pemerintah tapi juga kerja sama dan usaha semua pihak untuk
menjalankan protokol kesehatan.
“Kita tidak bisa menggantungkan nasib kita kepada pemerintah. Pemerintah juga tidak bisa
menyerahkan sepenuhnya kepada swasta,” kata Menaker ketika menemui pekerja perempuan
di Pusat Pengembangan UMKM serta Pemukiman (PPUMKMP) Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.
MENAKER: KERJA SAMA SEMUA PIHAK KUNCI SUKSES LAWAN COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan kesuksesan
melawan COVID-19 tidak hanya bergantung kepada pemerintah tapi juga kerja sama dan usaha
semua pihak untuk menjalankan protokol kesehatan.
“Kita tidak bisa menggantungkan nasib kita kepada pemerintah. Pemerintah juga tidak bisa
menyerahkan sepenuhnya kepada swasta,” kata Menaker ketika menemui pekerja perempuan
di Pusat Pengembangan UMKM serta Pemukiman (PPUMKMP) Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.
Pemerintah, swasta, lembaga non-pemerintah dan masyarakat, kata dia, semuanya
berkontribusi untuk menghadapi COVID-19 dan dampaknya kepada berbagai sektor. Menaker
menegaskan bahwa semua pihak harus berusaha bersama-sama berusaha mengatasi pandemi.
87

