Page 64 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 aGUSTUS 2019
P. 64

kekompakan kita semua, yakinlah bisa dihadapi dan ditangani semua," kata Eva
               Trisiana.

               Eva Trisiana mengatakan kehadiran satgas PMI non prosedural merupakan ujung
               tombak di daerah dalam rangkan melindungi warga negaranya. Adanya satgas ini
               juga merupakan wujud hadirnya pemerintah dalam melindungi warganya.

               "Kemnaker memberikan apresiasi kinerja satgas PMI non prosedural dari tahun 2015
               hingga 2018, telah berhasil mencegah terhadap 7.151 PMI non prosedural. Ini luar
               biasa. Komitmen pemerintah yang sangat tinggi tersebut menunjukkan negara hadir
               untuk memberikan perlindungan kepada calon PMI/PMI," katanya.

               EvaTrisiana menambahkan data World Bank Tahun 2016, jumlah PMI di luar negeri
               ada sekitar 9 juta dan sebanyak 55 persen di antaranya bekerja di Malaysia.
               Mayoritas negara penempatan PMI ada di Malaysia dan mayoritas PMI bekerja di
               domestik (pengguna perseorangan).

               Permasalahan utama dari World Bank ada tiga hal. Pertama, keterampilan atau
               kemampuan pekerja masih kurang. Kedua adanya praktek yang merugikan
               pungutan di luar biaya resmi yang dilakukan oknum-oknum yang terlibat proses
               penempatan (agen). Ketiga, banyaknya PMI non prosedur.

               "Karena itu pembentukan satgas ini jadi penting dan sangat strategis dalam upaya
               meminimalisir adanya jumlah pekerja migran yang non prosedural tersebut,"
               katanya.

               Eva Trisiana mengakui isu perlindungan PMI terus menerus menghiasi berbagai
               jendela informasi dunia saat ini karena masalah perlindungan pekerja migran sangat
               erat kaitannya dengan isu-isu politik dan sosial.

               "Lewat forum ini diharapkan bisa menghadirkan strategi yang baik, agar angka-
               angka PMI non procedural bisa ditangani dan dihadapi secara bersama. Dengan
               kekompakan kita semua, yakinlah bisa dihadapi dan ditangani semua, " katanya.

               Sedangkan Kasubdit Perlindungan TKI, Yuli Adiratna dalam laporannya mengatakan
               temu teknis diikuti oleh 71 orang. Yakni berasal dari 21 lokasi embarkasi dan
               debarkasi masing-masing empat orang; Ditjen Imigrasi (Kemenkumham);
               Kemensos; Kemendagri; Kemenkes; Bareskrim Polri, masing-masing 1 (satu) orang
               dan dua peserta dari BNP2TKI.
















                                                       Page 63 of 81.
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69