Page 114 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 114
DPR Didesak Tidak Bahas Draf Omnibus Law Ciptaker Andi Gani mengaku tengah
melakukan komunikasi intensif dengan kepolisian terkait perizinan aksi karena
adanya larangan mengumpulkan banyak orang di saat wabah corona .
"Sebagai wadah gerakan, MPBI harus segera menyatakan sikap dan mengambil
langkah tegas untuk memilih jalan aksi. Masih ada ruang waktu untuk berdialog
hingga tujuh hari sebelum tanggal 30 April," katanya.
Andi Gani menyebut, buruh juga akan menyiapkan diri jika aksi ini jadi digelar
dengan penyemprotan disinfketan sebelum dan setelah aksi, membawa hand
sanitizer, dan aturan jaga jarak.
GIAD Kecam Pembahasan RUU Ciptaker Saat Wabah Covid 19 Presiden KSBSI Elly
Rosita Silaban menilai, pemerintah dan DPR tidak peka dengan kesulitan rakyat.
Apalagi ada banyak buruh yang kehilangan pekerjaannya karena krisis ekonomi
akibat pandemi corona .
Elly meminta pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja disetop karena selama ini
buruh telah menunda aksinya untuk menghormati kebijakan menjaga jarak untuk
memutus mata rantai Korona.
"Buruh takut dengan corona. Tetapi buruh lebih takut dengan masa depannya yang
tidak memiliki kepastian jika omnibus law disahkan," tegasnya.
Ditempat terpisah, Presiden KSPI Said Iqbal juga menegaskan, MPBI siap
melakukan aksi pada tanggal 30 April 2020 nanti..
Page 113 of 179.

