Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 106
Title LANGGAR PSBB, 101 PERUSAHAAN DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 29 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200429102343-20-498340/langgar -psbb-101-
Page/URL
perusahaan-di-jakarta-ditutup-sementara
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara operasional 101
perusahaan atau tempat kerja karena melanggar aturan penerapan Pembatasan
Sosial Berskala Besar ( PSBB ) dalam rangka menekan penyebaran virus corona
(Covid-19) sampai hari ini, Rabu (29/4).
Penutupan sementara itu berdasarkan hasil sidak yang dilakukan Dinas Tenaga
Kerja,Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta sepanjang 14 sampai 28 April.
Perusahaan-perusahaan itu tidak masuk dalam 11 sektor yang dikecualikan
beroperasi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 dan tetap
berkegiatan seperti biasa.
Perusahaan yang paling banyak ditutup sementara berada di wilayah Jakarta
Selatan dengan total 33 perusahaan. Kemudian di Jakarta Barat 26 perusahaan,
Jakarta Pusat 16 perusahaan, Jakarta Utara 19 perusahaan, dan Jakarta Timur 7
perusahaan.
Dari laporan Disnakertrans DKI, masih ada 119 perusahaan yang tidak termasuk 11
sektor dikecualikan tetap melakukan kegiatan usaha karena memiliki izin dari
Kementerian Perindustrian. Meski beroperasi, 119 perusahaan itu masih belum
melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh dan telah diberikan
peringatan atau pembinaan.
Tidak hanya itu, Disnakertrans juga mencatat ada 440 perusahaan yang
dikecualikan, namun belum melaksanakan protokol kesehatan. Ke-440 perusahaan
itu hanya diberi peringatan atau pembinaan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
telah memutuskan memperpanjang masa penerapan PSBB di Jakarta sampai 22 Mei
2020. Anies menyebut masih terjadi pelanggaran dalam PSBB, mulai dari
masyarakat yang masih berkerumun hingga perusahaan yang masih
mempekerjakan karyawannya di kantor.
Anies menyatakan PSBB kali ini sudah memasuki fase penegakan hukum. Ia
mengingatkan agar semua pihak tidak melanggar aturan PSBB, termasuk
perusahaan yang berusaha mencuri kesempatan.
"Fase imbauan sudah selesai, sekarang fase penegakan. Karena itu hari-hari ke
depan, semua yang melanggar tidak diberi peringatan lagi, tapi langsung ditindak,"
kata Anies. (dmr/fra)
Page 105 of 181.

