Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 24

DPRD Sultra pada Rabu (29/4/2020), seluruh unsur pimpinan dan fraksi secara
               tegas menyampaikan penolakan terhadap rencana kedatangan 500 orang TKA asal
               Tiongkok di Sultra yang akan bekerja di perusahaan tambang PT VDNI di Morosi,
               Kabupaten Konawe.

               Salah satunya, Wakil Ketua I DPRD Sultra, Herry Asiku mengungkapkan bahwa
               seharusnya pemerintah mempertimbangkan kebatinan masyarakat khususnya warga
               Sulawesi Tenggara. Bahkan ia menilai bahwa seakan-akan pemerintah tidak
               melindungi masyarakat.

               "Sesama teman pun kita saling waspada apalagi orang asing yang asal penyebaran
               COVID-19. Jadi kita bukan antiinvestasi dan anti-TKA, tapi suasana kebatinan kita
               yang memaksa untuk tidak menerima TKA dulu," ujarnya.

               Kemudian, Wakil Ketua II DPRD Sultra, Muhamad Endang SA menyampaikan bahwa
               pihaknya dengan tegas menolak rencana kedatangan ratusan orang TKA tersebut.

               "Sikap kami tegas menolak. Saat ini pergeseran pergerakan orang itu dilarang. Kami
               menolak sampai selesai pandemik Corona," ungkapnya.

               Selain itu, penolakan juga disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD Sultra, Nursalam
               Lada. "Pengajuan 500 orang itu memang ada dasarnya. Tapi kita minta ini ditunda
               dulu sampai selesai masa tanggap darurat, sampai COVID-19 habis," ucapnya
               menegaskan.

               Pewarta: Muhammad Harianto Editor: Chandra Hamdani Noor COPYRIGHT (c)2020 .








































                                                       Page 23 of 181.
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29