Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 63
Title LANGGAR PSBB, 205 PERUSAHAAN DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA
Media Name republika.co.id
Pub. Date 19 Mei 2020
https://republika.co.id/berita/qak4lv354/langgar-psbb-205-perusahaan-d i-jakarta-
Page/URL
ditutup-sementara
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-E) DKI
Jakarta mencatat ada sebanyak 1.222 perusahaan yang melanggar Pembatawsan
Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Senin (18/5) kemarin. Dari jumlah tersebut ada
205 perusahaan atau tempat kerja yang ditutup sementara, karena tidak termasuk
ke dalam kategori 11 jenis usaha yang dikecualikan berdasarkan Pergub Nomor 33
Tahun 2020.
205 perusahaan yang ditutup tersebut, tersebar di lima wilayah, yakni 33
perusahaan di Jakarta Pusat, 51 perusahaan (sebelumnya 48 perusahaan) di Jakarta
Barat, 37 perusahaan di Jakarta Utara, 33 perusahaan di Jakarta Timur dan 51
perusahaandi Jakarta Selatan dengan jumlah pekerja sebanyak 17.230 orang
(sebelumnya 17.096 orang).
Selain perusahaan yang ditutup sementara, ada 308 perusahaan (sebelumnya 307
perusahaan) lain yang diberi peringatan dan diberikan pembinaan karena belum
melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh. 308 perusahaan ini juga
termasuk yang ada di luar 11 sektor dikecualikan dalam Pergub 33/2020, namun
memiliki izin operasi dari Kementerian Perindustrian.
Perusahaan pemilik Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dari
Kementerian Perindustrian yang diberi peringatan itu, tersebar di Jakarta Pusat lima
perusahaan, Jakarta Barat 75 perusahaan (sebelumnya 74 perusahaan), Jakarta
Utara 102 perusahaan, Jakarta Timur 109 perusahaan dan Jakarta Selatan 17
perusahaan. Kesemuanya, secara total memiliki pekerja sebanyak 56.456 orang
(meningkat dari 56.410 orang).
Sementara itu, ada juga perusahaan atau tempat kerja yang termasuk 11 sektor
dikecualikan, yang diberi peringatan atau pembinaan dikarenakan belum
melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang ditentukan. Dari hasil sidak, ada 709
perusahaan (naik dari 704 perusahaan) jenis ini yang melakukan pelanggaran.
Perusahaan yang termasuk kategori ini secara rinci, berada di Jakarta Pusat 181
(sebelumnya 176), Jakarta Barat 82, Jakarta Utara 149, Jakarta Timur 144, Jakarta
Selatan 149 dan Kepulauan Seribu empat perusahaan. Secara total, semuanya
memiliki pekerja sebanyak 87.048 orang (naik dari 86.482 orang).
Page 62 of 130.

