Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 124

Title          BPJAMSOSTEK SEMARANG MAJAPAHIT GELAR RAKER PERISAI
               Media Name     jateng.antaranews.com
               Pub. Date      11 Januari 2020
                              https://jateng.antaranews.com/berita/285099/bpjamsostek-semarang-majap ahit-gelar-
               Page/URL
                              raker-perisai
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Semarang - BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit menggelar rapat kerja (raker)
               untuk para agen penggerak jaminan sosial nasional (Perisai) untuk semakin
               mempererat hubungan, persatuan, dan keharmonisan antarsesama agen maupun
               dengan BPJAMSOSTEK Kantor Semarang Majapahit.


                Kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang Semarang Majapahit, Jumat (10/1)
               tersebut juga menjadi ajang sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019
               tentang perubahan PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang penyelengaraan jaminan
               kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm) yang memuat peningkatan dan
               penambahan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

                Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Semarang
               Majapahit Imron Fatoni dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Cabang
               Semarang Majapahit Semedi Yuliantoro, serta 23 agen Perisai.

                Imron menjelaskan agen Perisai merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan
               untuk memperluas cakupan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial
               ketenagakerjaan melalui sistem keagenan untuk mengakuisisi pekerja informal atau
               Bukan Penerima Upah (BPU) dan pekerja formal atau Penerima Upah (PU).

                "Pekerja tidak perlu khawatir dengan mendaftar melalui Perisai, karena ini resmi
               dan tidak dibeda-bedakan, baik dari sisi pelayanan maupun akses terhadap
               informasi. Selain itu kami juga mengawasi dengan ketat, baik regulasi maupun
               aktivitas langsung Perisai di lapangan," kata Imron.


                 Terkait dengan peningkatan manfaat yakni santunan sementara tidak mampu
               bekerta (STMB) ditingkatkan nilainya menjadi 100 persen untuk 12 bulan dari
               sebelumnya 6 bulan dan seterusnya sebesar 50 persen hingga sembuh.


                PP Nomor 82/2019 juga meningkatkan manfaat biaya transportasi untuk
               mengangkut korban yang mengalami kecelakaan kerja untuk biaya transportasi
               darat dinaikan dari Rp1 juta menjadi maksimal Rp5 juta. Sementara biaya
               transportasi angkutan laut naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, sedangkan
               angkutan udara dinaikan menjadi Rp10 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta.






                                                      Page 123 of 175.
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129