Page 67 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JULI 2019
P. 67
Title PEMERINTAH DORONG DISABILITAS JADI PENGUSAHA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 23 Juli 2019
https://www.antaranews.com/berita/971442/pemerintah-dorong-disabilitas -jadi-
Page/URL
pengusaha
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Saya akan persiapkan satu kebijakan, yang nanti lulus, kalau ada yang ingin
membuka usaha sendiri kami akan siapkan modalnya Jakarta - Pemerintah melalui
Kementerian Sosial terus mendorong para penyandang disabilitas agar menjadi
pengusaha guna mendorong penyerapan tenaga kerja di sektor formal dan informal.
"Fokus kita tidak cuma di vokasional, tapi lebih kepada peningkatan jiwa
kewirausahaan menjadi usahawan yang ada di masyarakat," ujar Direktur Jenderal
Rehabilitasi Sosial Kemensos, Edi Suharto saat menjadi pembicara dalam Indonesia
Development Forum 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa.
Edi mengatakan perlu ada inovasi atau terobosan agar para penyandang disabilitas
tidak hanya terfokus untuk bekerja di sektor formal seperti pabrik atau perusahaan.
Penyerapan tenaga kerja dari kalangan penyandang disabilitas yang hanya sebesar
satu persen di tiap pabrik atau perusahaan, dikhawatirkan tidak dapat menyerap
seluruh calon tenaga kerja yang tersedia.
"Oleh karena itu kita harus menciptakan satu peluang baru, di mana mereka bisa
menciptakan usaha sendiri, bisa berkreasi sendiri," ucap dia.
Lebih lanjut Edi mengatakan dalam mewujudkan hal tersebut, terdapat sejumlah
tantangan yang harus dihadapi, diantaranya terkait pelatihan untuk menjadi seorang
wirausahawan handal.
Dia menuturkan bahwa saat ini Kementerian Sosial telah memasukkan kurikulum
mengenai kewirausahaan, yang disebut "terapi penghidupan". Kurikulum ini telah
diterapkan di 19 balai pelatihan disabilitas di bawah naungan Kementerian Sosial.
"Terapi penghidupan ini terdiri dari tiga aspek, yang pertama keahlian, yang kedua
adalah vokasional itu sendiri, dan yang ketiga adalah jiwa kewirausahaan sosial. Jadi
mereka jangan selalu didorong untuk wiraswasta juga, tapi harus bisa di bidang-
bidang sosial," ucap Edi.
Sebelumnya, dalam tinjauan ke Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa
(BBRVBD) di Cibinong, pertengahan Mei 2019, Menteri Sosial Agus Gumiwang
Page 66 of 122.

