Page 82 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 82
Title BURUH BANTEN DEMO TOLAK OMNIBUS LAW, 10 ORANG DITANGKAP POLISI
Media Name tirto.id
Pub. Date 04 Maret 2020
Page/URL https://tirto.id/buruh-banten-demo-tolak-omnibus-law-10-orang-ditangka p-polisi-eCRq
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
10 buruh ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau
penghasutan, pascademonstrasi menolak Omnibus Law dan RUU Cipta Kerja di
Kabupaten Tangerang.
Sepuluh buruh ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau
penghasutan, pascademonstrasi menolak Omnibus Law dan Rancangan Undang-
Undang Cipta Kerja di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
"Hingga saat ini (10 buruh) masih dilakukan proses (pembuatan) berkas acara
perkara," ucap Sekjen Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi)
Sunarno, ketika dihubungi Tirto , Rabu (4/2/2020).
Berdasarkan keterangan tertulis dari Sunarno, 10 orang yang ditangkap hari ini
yakni: 1. Siswoyo, anggota serikat KASBI, dijemput di rumahnya pukul 03.00 WIB;
2. Ahmad Tablawi, anggota KASBI, dijemput di rumahnya; 3. M. Sarpin, anggota
KASBI dijemput di rumahnya; 4. Tasino, anggota KASBI, dijemput di depan Masjid
Gelam Jaya sepulang kerja 5. Jejen Setiawan, anggota KASBI, dijemput sepulang
kerja 6. Imron alias Joe, anggota KASBI, dijemput di rumahnya pukul 01.00 WIB 7.
Juli Mabruri, anggota KASBI 8. M. Surya Agus, anggota KASBI 9. Irpan Hadi
Suryana, anggota KASBI 10. Rustam Effendi, Ketua DPC KSPSI Kabupaten
Tangerang versi Yorrys Raweyai.
Kejadian bermula ketika Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) berencana
berdemonstrasi dengan titik kumpul di beberapa Kawasan Industri Kota Tangerang,
Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Salah satu titik kumpul
peserta aksi ialah di wilayah Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Sebelum menuju titik kumpul, massa aksi yang mengikuti arahan mobil komando
berhenti dan berkoordinasi dengan buruh PT. Industri Keramik Angsa Daya (IKAD)
dan meminta pengurus unit kerja SP KEP KSPSI terlibat aksi.
"Dialog ditujukan untuk mengajak kelompok buruh PT. IKAD turun aksi bersama
menolak RUU Cilaka dan Omnibus Law," kata Sunarno.
Saat dialog berlangsung, terjadi cekcok antara seorang pengurus serikat SP KEP
KSPSI mendorong salah satu massa aksi dari SBN KASBI. Massa aksi yang lain
bermaksud melerai mereka, namun berbuntut saling pukul.
Page 81 of 105.

