Page 45 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 45

Kondisi tersebut mendorong sebagian pencari kerja dari lulusan SMA/SMK untuk mengakses

               layanan BLK di Indonesia untuk memperoleh kompetensi sesuai kebutuhan industri. Untuk
               itu, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Pendidikan serta Kementerian

               Koordinator Perekonomian untuk menyesuaikan lagi kurikulum pendidikan di sekolah dengan
               kebutuhan tenaga kerja.


               "Logikanya, lulusan SMK itu sudah memiliki kemampuan dasar sebagai operator di sebuah

               perusahaan. Ke depan harus terus dikurangi dengan memperbaiki pendidikan formal kita,
               termasuk SMK terus diperbaiki dengan instansi terkait," katanya.


               Sementara itu, Kementerian Perindustrian memproyeksi nilai investasi yang akan masuk di

               industri  kimia,  farmasi  dan  tekstil  (IKFT)  sebesar  Rp130  triliun  pada  tahun  2019.  Dari
               penanaman  modal  tersebut,  diyakini  dapat  memperdalam  struktur  sektor  manufaktur  di

               Indonesia sekaligus mensubstitusi produk impor.


               "Di  tahun  politik  ini,  sejumlah  investor  jangka  panjang  masih  tetap  jalan.  Kami  berharap
               investasi  itu  turut  mendongkrak  pertumbuhan  industri  nasional,"  kata  Direktur  Jenderal

               Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta,
               disalin dari siaran resmi.


               Menurut Sigit, dari sektor IKFT, investasi di industri kimia diperkirakan paling besar nilainya

               karena tergolong padat modal dan membutuhkan teknologi tinggi. Selain itu, industri kimia
               dinilai berperan strategis sebagai sektor hulu lantaran produksinya dibutuhkan sebagai bahan
               baku oleh industri lain.



               "Sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk ekspansi di industri hulu kimia. Misalnya
               dari  Korea  Selatan,  yang  hingga  saat  ini  masih  dalam  tahap  pembicaraan,"  ungkapnya.
               Beberapa waktu lalu, telah terealisasi pembangunan industri petrokimia untuk memproduksi

               naphtha cracker di Cilegon, Banten.


               Investasi tersebut merupakan komitmen PT Lotte Chemical Indonesia yang menggelontorkan
               dananya sebesar USD3,5 miliar untuk menghasilkan naphtha cracker sebanyak 2 juta ton per







                                                       Page 44 of 65.
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50