Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 48

usaha atau pekerjaan yaitu, pada 2015 190 ribu orang, tahun 2016 3,59 juta orang, tahun
               2017 2,61 juta orang, 2018 2,99 juta orang. Jadi totalnya 9,38 juta orang," beber Aji.


               Ia  juga  membeberkan,  dari  hasil  kajian  Komisi  Ekonomi  PB  HMI  menemukan  jika  di  era

               Jokowi-JK lapangan kerja utama seperti sektor pertanian mengalami kemunduran.


               Per Agustus 2018, serapan tenaga kerja disektor pertanian anjlok 220 ribu orang atau -0,89%.
               Padahal sektor pertanian merupakan sektor penyerap tenaga kerja terbesar yakni 28,7% dari

               total penduduk bekerja.


               Pemerintah  terlambat  merespon  anjloknya  harga  sawit,  karet  dan  kopra  dilevel  petani.
               Sementara itu petani beras mengeluh besarnya impor beras merusak harga gabah petani

               disaat panen raya.


               "Kebijakan pemerintah belum berpihak pada petani," ungkapnya.


               Di sisi lain, klaim pemerintah berhasil menciptakan 10 juta lapangan kerja juga tidak berdasar
               karena  lapangan  kerja  khususnya  di  era  digital  bukanlah  hasil  kerja  Pemerintah.  Sebagai

               contoh transportasi online berhasil merekrut 2 juta tenaga kerja informal karena inovasi anak-
               anak muda digital.


               Namun pemerintah justru plin plan dalam membuat regulasi transportasi online. Lebih dari 4

               kali aturan transportasi online direvisi Pemerintah. Perlindungan terhadap driver online juga
               lemah.


               "Artinya  dalam  kasus  transportasi  online,  keberadaan  pemerintah  bisa  dikatakan  absen,"

               lanjutnya.

               Dia  mengatakan,  PB  HMI  Juga  menemukan,  sebanyak  22% pekerja  di  Indonesia  bekerja

               paruh  waktu  naik dari  setahun  sebelumnya  Agustus  2017 yakni  20,4%.  Ini  membuktikan
               sempitnya  lapangan  kerja  disektor  formal  sehingga  masyarakat  terpaksa  bekerja  secara

               parttime tanpa ada kepastian karier dan jaminan sosial ditempat kerja.


               Sementara itu, tuturnya, pengangguran ditingkat SMK masih tinggi yakni 11,24% naik dari




                                                       Page 47 of 65.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53