Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 65
persen dibanding dengan kelompok lainnya. Dengan demikian, dirinya berharap TPT usia
produktif dapat berada dikisaran 5,2 persen.
Mahatmi menyebut, strategi pemerintah dalam menekan angka pengangguran terbuka
tentunya dapat dilihat dari dua sisi. Pertama yakni melalui demand atau permintaan. Dalam
hal ini lapangan pekerjaan harus memadai. "Dan lapangan kerja yang ingin diciptakan
pemerintah adalah lapangan kerja baik. Lapangan kerja baik itu adalah lapangan kerja
dengan upah yang cukup kemudian perlindungan yang cukup dan seterusnya," katanya.
Kemudian, sisi kedua adalah bagaimana pemerintah menyiapkan angkatan kerjanya. Caranya
dengan program-program pelatihan berbasis vokasi yang dicanangkan oleh pemerintah.
"Program ini adalah persiapan angkatan kerjanya. Tadi saya sudah sampaikan bahwa
angkatan kerja yang masuk ke pasar kerja itu harus cerdas sekolahnya pintar terus kemudian
harus sehat, tidak mungkin kita punya angkatan kerja sakit sakitan yang bisa produktif. Terus
kemudian terakhir yang mempunyai keahlian," bebernya.
Lebih lanjut, upaya pemerintah dalam peningkatan lapangan kerja baru juga dinilai sudah
berjalan baik. "Lapangan kerja baru sekarang ini pemerintah itu intinya adalah peningkatan
investasi. Pemerintah masih berfokus di situ. Investasi yang banyak tentu saja diharapkan
dapat menciptakan kesempatan kerja," pungkasnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2018, tecatat jumlah
pengangguran penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 70 juta lebih. Di mana tingkat
pengangguran terbuka (TPT) tertinggi didominasi oleh lulusan sekolah menengah kejuruan
(SMK) sebesar 11,24 persen.
Kemudian ditinjau berdasarkan provinsi, Jawa Barat merupakan daerah dengan TPT tertinggi
kedua di Indonesia dengan jumlah 8,17 persen. Sedangkan Banten masih menempati urutan
pertama TPT tertinggi dengan jumlah 8,52 persen dari total pengangguran nasional.
Page 64 of 65.

