Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 99
Title DAMPAK CORONA, 13.556 BURUH DI BATAM KEHILANGAN PEKERJAAN
Media Name gatra.com
Pub. Date 07 April 2020
https://www.gatra.com/detail/news/474744/ekonomi/dampak-corona-13556-b uruh-di-
Page/URL
batam-kehilangan-pekerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dampak mewabahnya Virus Corona (Covid-19) membuat sektor industri di Batam,
Kepri lesu. Sejumlah perusahaan mengurangi produksi, bahkan ada yang menutup
usahanya, dan tak sedikitpula karyawan yang dirumahkan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Syakyakirti mengatakan,
Disnaker telah mendapat laporan bulanan dampak Covid-19 di Batam yang berimbas
pada nasib belasan ribu karyawan. Laporan yang masuk itu, menunjukan trend
peningkatan jumlah perusahaan yang tutup dan karyawan yang dirumahkan, hingga
pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Wabah virus corona, sangat menghantam dunia industri di Batam, imbasnya
banyak perusahaan yang mengurangi produksi secara signifikan karena sulitnya
mendapat bahan baku, bahkan ada beberapa perusahaan yang tutup," katanya,
Selasa (7/4) di Batam.
Rudi merinci, ada lima perusahaan yang tutup saat ini akibat mewabahnya Covid-
19, dan sudah ada 540 karyawan yang di PHK. Selain itu lanjut dia, ada sebanyak
7.486 karyawan dirumahkan tanpa kejelasan.
"Karyawan yang dirumahkan dengan bayaran ada sebanyak 1.987 orang.
Sedangkan Karyawan yang dirumahkan tidak dibayar (unpaid leaved) di bukan April
2020 ini saja ada peningkatan sebanyak 3.543 orang. Apabila ditotal, dari bulan
Maret 2020 tak kurang 13.556 orang karyawan industri kehilangan pekerjaan akibat
mewabahnya virus ini. Jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah," ujarnya.
Dengan situasi ini pemerintah menyarankan perusahaan melakukan mediasi dengan
para pekerja terlebih dahulu. Pekerja diberi pemahaman tentang kondisi dan situasi
perusahaan akibat pendemik itu, agar tidak menimbulkan kegaduhan.
"Ini kita sarankan kepada perusahaan yang telah berkonsultasi dengan pemkot. Ini
juga langkah untuk mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pengusaha
juga. Jadi, jangan sampai ada yang rugi dan menimbulkan maslah baru di kemudian
hari," tuturnya.
Page 98 of 184.

