Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 135
Judul PHK Tak Mengenal Status Decacorn
Nama Media viva.co.id
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL https://www.viva.co.id/digital/startup/1223976-phk-tak-mengenal-
status-decacorn
Jurnalis Tim VIVA >>
Tanggal 2020-06-24 10:00:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
neutral - Dara Khosrowshahi (Kepala Eksekutif Uber) Oleh karena itu, kami akan mengurangi
tim dukungan pelanggan dan tim rekrutmen. Dengan sangat terpaksa kami melakukan PHK
dalam waktu dua minggu ke depan
Ringkasan
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak mengenai jenis perusahaan. Baik kecil,
menengah, besar, hingga raksasa sekalipun. Termasuk perusahaan rintisan atau startup
berstatus decacorn, yakni perusahaan dengan valuasi atau nilai sedikitnya US$10 miliar.
Tiga perusahaan transportasi online berstatus decacorn sama-sama merasakan dampak dari
PHK. Ketiganya adalah Uber, Grab, serta Gojek . Alasannya sama, PHK disebut-sebut berkaitan
dengan terganggunya industri ride-hailing di masa pandemi COVID-19.
PHK TAK MENGENAL STATUS DECACORN
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak mengenai jenis perusahaan. Baik kecil,
menengah, besar, hingga raksasa sekalipun. Termasuk perusahaan rintisan atau startup
berstatus decacorn, yakni perusahaan dengan valuasi atau nilai sedikitnya US$10 miliar.
Tiga perusahaan transportasi online berstatus decacorn sama-sama merasakan dampak dari
PHK. Ketiganya adalah Uber, Grab, serta Gojek . Alasannya sama, PHK disebut-sebut berkaitan
dengan terganggunya industri ride-hailing di masa pandemi COVID-19.
Uber Perusahaan transportasi online asal Amerika Serikat (AS) itu memiliki valuasi sebesar
US$72 miliar pada akhir tahun lalu. Meski valuasinya besar, bukan berarti tidak punya masalah.
Uber secara tegas melakukan PHK massal bertahap pada awal Mei kemarin.
134

