Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 60

Judul              Sama-Sama PHK Karyawan, Ini Rencana Bisnis Grab-Gojek
                 Nama Media         republika.co.id

                 Newstrend          Gojek PHK Karyawan
                 Halaman/URL        https://republika.co.id/berita/qcfmbd3517000/samasama-phk-
                                    karyawan-ini-rencana-bisnis-grabgojek
                 Jurnalis           wartaekonomi.co.id
                 Tanggal            2020-06-24 22:50:00
                 Ukuran             0

                 Warna              Halaman Warna
                 AD Value           Rp 17.500.000
                 News Value         Rp 52.500.000
                 Kategori           Ditjen Binapenta
                 Layanan            Korpo
                 Sentimen           negative



              Narasumber
              positive - Kevin Aluwi (Co-CEO Gojek) Menghentikan bisnis yang tak lagi bisa dilakukan selama
              pandemi dan bertaruh mengatasi perubahan kebutuhan pelanggan merupakan langkah kami
              memberi dampak positif pada kehidupan jutaan orang, sambil mengamankan pertumbuhan di
              masa depan


              Ringkasan

              Menyusul rivalnya Grab, sejak awal pekan ini berembus kabar terjadi pemutusan hubungan
              kerja (PHK) di  Gojek  . Kabarnya  Gojek  baru akan mengumumkan kabar  PHK  itu pada hari
              ini, Rabu (24/6/2020).
              Dalam penjelasan resmi Selasa (23/6/2020), pihak Gojek membenarkan terjadi PHK terhadap
              430 karyawan atau 9% dari total karyawan Gojek. Hal itu lantaran Gojek terpaksa menutup
              bisnis Go Life.



              SAMA-SAMA PHK KARYAWAN, INI RENCANA BISNIS GRAB-GOJEK
              Warta Ekonomi.co.id, Bogor  Gojek dan Grab baru saja melakukan Pemutusan Hubungan Kerja
              (PHK). Lantas, apa rencana dua perusahaan itu pascarumahkan ratusan karyawan?  Dalam surel
              internal, Co-CEO  Gojek  Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi mengaku bakal fokus menggarap
              bisnis utama yang terdiri dari: transportasi, pembayaran, dan pengiriman makanan. Perusahaan
              itu menargetkan bisnis yang berkelanjutan, katanya.

              "Menghentikan  bisnis  yang  tak  lagi bisa  dilakukan  selama  pandemi  dan  bertaruh  mengatasi
              perubahan  kebutuhan  pelanggan  merupakan  langkah  kami  memberi  dampak  positif  pada
              kehidupan jutaan orang, sambil mengamankan pertumbuhan di masa depan," kata  Kevin  ,
              dilansir dari  KrAsia  , Rabu (24/6/2020).




                                                           59
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65