Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 57
Politikus asal Kendari tersebut mengatakan, saat ini bangsa Indonesia tengah berjuang melawan
virus corona, namun di sisi lain pemerintah mengizinkan masuk ke tanah air.
"Ini tidak adil di saat warganya dilarang berpergian karena virus corona, tapi sebaliknya tenaga
kerja asal Tiongkok itu dengan bebas masuk tanah air," tegas Umar saat dihubungi wartawan.
"Jelas ini tidak adil di tengah masyarakat. Mereka disuruh bertahan di rumah tidak kemana-
mana, tidak boleh mudik, bahkan warga Kendari di luar kota kita larang pulang. Tapi justru TKA
yang datang," ujar terang dia lagi.
Umar menegaskan, seharusnya pemerintah dapat mencegah dan mengantisipiasi bagaimana
cara TKA tidak masuk dahulu ke tanah dengan kondisi saat ini. Tapi anehnya bangsa belum
begitu pulih sudah mengizinkan masuk Kota Kendari. Lanjut Umar, keberadaan para TKA justru
akan menimbulkan rasa tidak percaya dari masyarakat terhadap pemerintah, terlebih kondisi
tanah air dalam menghadapi Covid-19.
"Jelas-jelas virus corona datangnya dari China, tapi kenapa pemerintah begitu mudah
memasukan. Jadi saya kira mohon pemerintah harus jelas apa yang dirasakan masyarakat,"
jelas Umar yang saat ini menjabat Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan DPP Partai
Demokrat.
Seperti diketahui, 156 TKA China mendarat menggunakan maskapai Lion Air pukul 20.30 Wita.
Mereka terbang dari Ghuangzou China lalu ke Malaysia. Selanjutnya rombongan TKA China ini
tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado dan melanjutkan ke Bandara Haluoleo.
Usai turun dari pesawat, para TKA China melewati pintu keluar khusus. Dengan pengawalan
ketat aparat, para TKA ini dibariskan satu persatu lalu masuk ke dalam mobil sedan.
Sumber: Liputan6.com [rnd].
56

