Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 52
Judul Demokrat: Seharusnya TKA tak Diizinkan Dulu Masuk Indonesia
Nama Media republika.co.id
Newstrend Kedatangan TKA Asal China
Halaman/URL https://republika.co.id/berita/qcg3zg354/demokrat-seharusnya-tka-
tak-diizinkan-dulu-masuk-indonesia
Jurnalis Bayu Hermawan
Tanggal 2020-06-25 02:40:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
negative - Umar Arsal (politikus asal Kendari) Ini tidak adil di saat warga Sultra dilarang
berpergian karena virus corona, tapi sebaliknya TKA itu masuk ke tanah air
neutral - Umar Arsal (Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan DPP Partai Demokrat) Jelas
ini tidak adil di tengah masyarakat. Mereka disuruh bertahan di rumah tidak kemana-mana,
tidak boleh mudik, bahkan warga Kendari di luar kota kita larang pulang. Tapi justru TKA yang
datang. Jadi saya kira mohon pemerintah harus jelas apa yang dirasakan masyarakat
Ringkasan
Sebanyak 156 tenaga kerja asing (TKA) asal China telah tiba di Provinsi Sulawesi Tenggara,
melalui Bandara Haluoleo, pada Selasa (23/6) lalu. Politikus Partai Demokrat Umar Arsal
menyayangkan kedatangan ratusan TKA tersebut.
DEMOKRAT: SEHARUSNYA TKA TAK DIIZINKAN DULU MASUK INDONESIA
JAKARTA -- Sebanyak 156 tenaga kerja asing (TKA) asal China telah tiba di Provinsi Sulawesi
Tenggara, melalui Bandara Haluoleo, pada Selasa (23/6) lalu. Politikus Partai Demokrat Umar
Arsal menyayangkan kedatangan ratusan TKA tersebut.
"Ini tidak adil di saat warga Sultra dilarang berpergian karena virus corona, tapi sebaliknya TKA
itu masuk ke tanah air," ujar politikus asal Kendari, Sultra itu, dalam keterangan tertulis, Rabu
(24/6).
Pengurus harian DPP Partai Demokrat itu melanjutkan, seharusnya pemerintah bisa mencegah
dan mengantisipasi bagaimana caranya agar TKA tidak masuk dulu ke Indonesia. Terlebih,
kondisi masyarakat juga tengah tertekan akibat pandemi Covid-19.
51

