Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 51
KETUA DPRD SULTRA CEK DOKUMEN 156 TKA CHINA DI KONAWE, HASILNYA
NIHIL VISA KUNJUNGAN
Ketua DPRD Sultra Cek Dokumen 156 TKA China Di Konawe, Hasilnya Nihil Visa Kunjungan
Laporan: Raiza Andini Rabu, 24 Juni 2020, 23:15 WIB Ilustrasi TKA China/Net Kekhawatiran
Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Saleh, terkait penggunaan visa
kunjungan atau visa 211 oleh Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di Kawasan
Industri Konawe, akhirnya dipatahkan setelah pengecekan di lapangan.
Abdurrahman menemukan bahwa TKA yang datang pada Selasa malam (23/6) di Bandara
Haluoleo, Kendari, menggunakan visa 312 atau visa kerja tenaga ahli. Hal itu ia lakukan setelah
melakukan pemantauan terhadap 156 TKA dan melakukan pengecekan visa secara sampling.
"Kami sudah melihat 156 TKA, kami juga mengambil sampling-sampling berdasarkan yang kami
inginkan. Mereka (TKA) juga memperlihatkan visanya. Mereka menggunakan visa kerja atau
C312," ujar Abdurrahman kepada wartawan, Rabu (24/6).
Selain itu, Abdurrahman memastikan ratusan TKA gelombang pertama yang akan bekerja untuk
menyelesaikan pembangunan smelter di PT VDNI dan PT OSS ini sudah memenuhi protokol
kesehatan yang dianjurkan pemerintah.
"Saya tadi memastikan kedatangan mereka (TKA) memakai protokol kesehatan," tuturnya.
Kemudian, lanjut Abdurrahman, ratusan TKA yang tiba di Kendari tersebut akan langsung
bertolak ke area industri di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, untuk segera menjalani
pemeriksaan kesehatan lanjutan sebelum bekerja di kawasan industri tersebut.
"Mereka (TKA) akan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Kemudian dikarantina
selama 14 hari, terhitung sejak masuknya mereka di Sultra," tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Hajar Aswad, memastikan bahwa 156 TKA
gelombang pertama yang masuk ke Sultra menggunakan visa kerja. Hal itu ia sampaikan setelah
memegang daftar identitas para TKA yang akan tiba.
"Ratusan TKA yang masuk menggunakan visa kerja (C312) yang terdapat keterangan nama dan
nomor paspor pada visa tersebut," terangnya.
Soal Laut China Selatan, ASEAN Harus Solid Dorong Negosiasi Code of Conduct Selanjutnya,
Hajar menyatakan bahwa pihak imigrasi akan terjun bersama tim untuk meninjau TKA selama
15 hari ke depan, serta memastikan bahwa seluruh TKA yang akan bekerja di Konawe telah
memenuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Setelah tiba nanti, semua TKA yang datang ini akan dikarantina selama 14 hari," tandasnya.
EDITOR: ANGGA ULUNG TRANGGANA Tag: CHINA TKA VIRUS CORONA DPRD.
50

