Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 76
"Kemnaker menyambut baik informasi program-program pelatihan vokasi ALJERDI. Mudah-
mudahan setelah ini, ada tindak lanjut atau kolaborasi dengan Aljerdi," ujar Menaker Ida usai
menerima audiensi jajaran pengurus ALJERDI di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta,
Rabu (24/6/2020)
Dalam pertemuan yang berlangsung hampir 2 jam tersebut, ALJERDI memberikan informasi
seputar program pelatihan vokasi yang dimilikinya untuk meningkatkan mutu ketrampilan dan
kompetensi SDM Tahun 2020-2024. Program pelatihan vokasi tersebut ada yang berdurasi enam
bulan (jangka pendek) dan ada yang tiga tahun (jangka menengah). Program-program tersebut
disesuaikan untuk mendukung industri 4.0. Program pelatihan yang diselenggarakan ALJERDI
di antaranya adalah pendidikan vokasi di sektor elektronika/kelistrikan; makanan dan
minuman/agro; otomotif/mobil listrik; kimia/biologi; serta pariwisata, pertamanan,
pembangunan fasilitas perkotaan, dan konstruksi.
"Mereka punya keahlian, kita punya kebijakan, lalu bersinergi dan dipublikasi sehingga bisa
membantu masyarakat," ujar Ida.
Menaker Ida menyatakan, melalui BLK Lembang, Kemnaker memiliki pelatihan vokasi bidang
agribisnis untuk mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha mandiri. Lewat pelatihan vokasi
bidang agribinis di BLK Lembang tersebut, diharapkan dapat mencetak tenaga kerja kompeten
dan menghasilkan produk-produk berdaya saing di pasar internasional.
"Peluang usaha di bidang agrobisnis (bisnis berbasis usaha pertanian) cukup menjanjikan. Tidak
sedikit pengusaha sukses yang bergelut di bidang agrobisnis kreatif," ujar Ida Fauziyah
didampingi Plt. Sekjen Kemnaker, Budi Hartawan. Sementara Ketua Umum ALJERDI, Dipl. Ing.
Arch. Metty, mengaku senang bisa berkunjung ke Kemnaker. Ia dan rombongan disambut positif
oleh Menaker Ida. Ia berharap, kerja sama kedua belah pihak segera terlaksana.
"Ini seperti gayung bersambut. Bu menteri sangat mendukung tawaran program dari kami. Kami
bahagia mempunyai pemimpin di ketenagakerjaan yang begitu positif menerima kami," kata
Metty. Metty mengatakan, pihaknya memiliki program pelatihan vokasi perawat medis,
pertamanan dan lanskap. Metty menyatakan kesiapannya untuk mendatangkan expertise dari
Jerman untuk memberikan training of trainer kepada sejumlah instruktur BLK di Indonesia.
"Kami siap mendatangkan expertise dari Jerman. Bukan hanya instruktur pertanian, tapi juga
tata kota dan sektor alat-alat/mesin pertanian," ujarnya. (*).
75

