Page 374 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 374

Title          LEWAT RELAKSASI IURAN JAMSOSTEK, MENAKER MINTA PENGUSAHA TETAP BERIKAN THR
                              KE PEKERJA
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
               Page/URL       https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/05/01/lewat-relaksasi-iuran-jam sostek-
                              menaker-minta-pengusaha-tetap-berikan-thr-ke-pekerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -
               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa pihaknya akan segera
               menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait dengan relaksasi iuran
               Jamsostek sebesar 90 persen.

               Presiden telah memberikan prakarsa untuk penyusunan RPP tersebut. "Izin prakarsa
               penyusunan RPP sudah diberikan. Berikutnya kami akan menuntaskan bersama
               dengan kementerian dan lembaga yang lain," kata Ida Fauziyah, Kamis,
               (30/4/2020).

               RPP tersebut nantinya akan mengatur mengenai mekanisme relaksasi pembayaran
               iuran Jamsostek oleh perusahaan, mulai dari iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK),
               Jaminan Kematian (JK), serta Jaminan Pensiun (JP). Dengan adanya relaksasi
               tersebut maka nantinya peserta Jamsostek hanya akan membayar 10 persen dari
               iuran wajib.

               "Substansi yang diatur dalam RPP yang pertama penyesuaian iuran dilakukan
               terhadap program JKK, kemudian JK dan jaminan pensiunan," ujarnya.

               "Keringanan iuran untuk program JKK dan JK, kemudian untuk program jaminan
               pensiunan berupa penundaan pembayaran. Besaran iurannya, iuran JKK bagi
               peserta penerima upah iuran JKK akan dibayarkan sekitar 10% dari iuran normal,"
               lanjutnya.

               Dia mengatakan, untuk peserta bukan penerima upah dikenakan biaya Rp 600 ribu
               setiap bulan. Sementara bagi pekerja konstruksi dikenakan 10 persen dari sisa iuran
               yang belum dibayarkan.

               Kemudian untuk iuran jaminan pensiun, dapat diperpanjang selama 3 bulan.

               "Harapan kami dengan memberikan relaksasi pembayaran iuran jamsostek ini
               teman-teman pengusaha dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar THR
               yang surat edaran tentang ketentuan pembayaran THR ini segera akan kami
               keluarkan. saya kira itu," ujarnya.




                                                      Page 373 of 695.
   369   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379